Orang Tua di Manado Beberkan Kendala Teknis Saat Daftar Sekolah: Website Error hingga Sinyal Jelek
Isvara Savitri June 19, 2026 06:48 PM

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Saat ini baik orang tua maupun calon murid sedang berjuang dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). 

Pendaftaran berlangsung pada 2-24 Juni 2026.

Berbagai kendala sempat dialami orang tua calon murid, termasuk di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Gangguan yang paling sering dialami adalah laman pendaftaran yang sulit diakses serta jaringan internet yang tidak stabil.

Salah seorang orang tua calon siswa SMA, Lisa, mengaku beberapa kali gagal mengakses situs pendaftaran karena diduga mengalami kelebihan beban (overload).

SPMB - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari,menghadiri kegiatan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026, Jumat (05/6/2026).
SPMB - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari,menghadiri kegiatan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026, Jumat (05/6/2026). (Tribun Manado)

"Kalau kendalanya kebanyakan kendala teknis, seperti website yang tidak mau terbuka karena mungkin overload. Akhirnya harus menunggu untuk bisa daftar lagi," ujarnya.

Waktu tunggu untuk kembali mengakses laman pendaftaran bisa mencapai sekitar dua jam. 

Selain itu, kualitas jaringan internet di wilayah tempat tinggalnya juga menjadi hambatan, terutama saat cuaca hujan.

"Menunggunya agak lama, sekitar dua jam baru bisa dibuka. Kebanyakan itu sih kendalanya," katanya.

Meski menghadapi kendala teknis, Lisa memastikan tidak mengalami masalah terkait persyaratan administrasi maupun jalur domisili. 

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Pasar Bersehati Manado 19 Juni 2026: Tomat Naik, Rica Turun

Baca juga: Warga Negara Cina Tersangka Korupsi Tambang PT HWR di Sulut Masih Buron, Kejati Masih Buru

Seluruh dokumen yang dibutuhkan telah sesuai dengan ketentuan, termasuk jarak rumah yang memenuhi kriteria sekolah tujuan.

Ia berharap proses seleksi berjalan lancar sehingga anaknya dapat diterima di sekolah pilihan pertama.

"Harapannya anak bisa diterima di pilihan satu, karena itu memang pilihan dia dan dekat dengan rumah juga. Jadi bisa menghemat biaya transportasi," tuturnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.