Evaluasi Total MBG-Batalkan Revisi UU Polri, DPRD Kalsel Janji Sampaikan Tuntutan Mahasiswa ke DPR
Hari Widodo June 19, 2026 08:46 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan berjanji menyampaikan semua tuntutan mahasiswa aksi Reformati Indonesia Jilid II ke DPR RI daerah pemilihan Kalsel pada pekan depan.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPRD Kalsel, Supian HK usai aksi yang digelar Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel, Jumat (19/6/2026).

Setelah menandatangani dokumen tuntutan mahasiswa, Supian HK mengatakan akan mengirim kepada komisi-komisi terkait di DPR RI sesuai bidang yang membidangi masing-masing persoalan.

“Nanti hari Senin akan kami sampaikan sesuai ranah komisi yang menangani. Dokumentasi dan aspirasi yang disampaikan juga akan kami lampirkan,” ujarnya.

Baca juga: Aksi Reformati Indonesia Jilid II di Banjarmasin, BEM Kalsel Taburi Bunga Foto Anggota DPR

Selain BEM, ada juga aspirasi yang sebelumnya disampaikan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalsel dalam aksi terpisah pada Kamis (18/6/2026).

Supian menyebut berbagai isu yang diangkat mahasiswa menjadi bahan masukan bagi DPRD Kalsel, mulai dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), harga BBM, persoalan ekonomi, hingga sektor pendidikan.

“Kami berharap aspirasi yang disampaikan mahasiswa ini bisa didengar oleh pihak yang memiliki kewenangan di tingkat pusat,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Aksi BEM se-Kalsel, Ahmad Munawir Sazali mengatakan, mahasiswa akan terus mengawal tindak lanjut dari tuntutan yang telah disampaikan.

Ia menjelaskan terdapat perubahan pada salah satu tuntutan mahasiswa. Jika sebelumnya mendesak penghapusan Program MBG, kini mahasiswa meminta evaluasi menyeluruh terhadap program tersebut.

“Kami melakukan perbaikan narasi tuntutan. Hari ini kami meminta evaluasi total dan menyeluruh terhadap MBG, khususnya terkait pelaksanaan di wilayah 3T serta transparansi dan akuntabilitas program,” ujarnya.

Baca juga: Aksi Reformati Indonesia Jilid II, BEM Kalsel: Dapur MBG Lebih Mewah dari Sekolah

Selain itu, mahasiswa juga menuntut pemerintah menyesuaikan harga BBM dengan kondisi ekonomi masyarakat, mencabut revisi Undang-Undang Polri disertai reformasi kepolisian, serta meningkatkan kesejahteraan pendidikan terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa kembali menyoroti ketidakhadiran anggota DPR RI daerah pemilihan Kalsel. Sebagai bentuk protes, mereka melakukan aksi simbolik tabur bunga di atas foto 11 anggota DPR RI dapil Kalsel.

Meski demikian, mahasiswa menyatakan tetap menunggu realisasi komitmen DPRD untuk menyampaikan tuntutan tersebut ke Senayan.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.