Nelayan Subi Tak Kunjung Pulang Usai Pamit Melaut, Tim SAR Gabungan di Natuna Lakukan Pencarian
Eko Setiawan June 19, 2026 09:39 PM

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Seorang nelayan asal Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Barat Pulau Subi, Jumat (19/6/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna langsung mengerahkan satu unit Rigid Buoyant Boat (RBB) Natuna untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman mengatakan korban diketahui bernama Arif (26), warga Desa Terayak, Kecamatan Subi.

Berdasarkan informasi yang dihimpuan, Arif berangkat dari rumah dan berpamitan dengan keluarga pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Harga Emas Perhiasan di Natuna Hari ini, Jumat, 19 Juni 2026, Emas 24 Karat Rp2,650 Juta per Gram

Dengan tujuan untuk mengantar ransum ke Kapal Lengkong, sebelum melanjutkan kegiatan melaut untuk mencari ikan seperti biasanya.

Namun hingga sore, Arif tak kunjung kembali ke rumah.

Keadaan semakin panik ketika pria muda itu tidak dapat dihubungi oleh pihak keluarga maupun rekan sesama nelayan.

Keluarga yang khwatir pun langsung melaporkan hilang kontaknya Arif kepada pihak terkait pada Jumat pagi.

"Sampai dengan saat ini Arif belum kembali dan belum dapat dihubungi. Berdasarkan informasi tersebut, kami dari Kantor SAR Natuna langsung merespons dengan mengerahkan RGB daru Pelabuhan Penagi untuk bergabung bersama unsur-unsur terkait melakukan pencarian," ujar Abdul Rahman.

Dalam operasi pencarian hari pertama, sejumlah unsur SAR turut dilibatkan, di antaranya masyarakat Desa Terayak, Pos Angkatan Laut (Posal) Subi, Kepolisian, Satpol PP Kecamatan Subi, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Subi.

Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi area terakhir korban beraktivitas.

Selain melakukan pencarian di laut, tim juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memperluas area pencarian dan mengumpulkan informasi yang dapat membantu menemukan keberadaan korban.

Hingga Jumat sore, Arif masih belum ditemukan dan operasi pencarian masih terus berlangsung.

"Kami mengimbau kepada masyarakat nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan tersebut, apabila menemukan informasi atau tanda-tanda keberadaan korban agar segera melaporkannya kepada Kantor SAR Natuna maupun pihak berwajib," kata Abdul Rahman.

Saat ini, seluruh unsur SAR gabungan masih berupaya maksimal melakukan pencarian dan penyisiran dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. (Tribunbatam.id/birrifikrudin). 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.