Dua Pemain Dapat Kartu Merah, Persma Manado Takluk dari Unaaha FC pada Pembuka 16 Besar Liga 4
Rizali Posumah June 19, 2026 11:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Langkah awal Persma Manado di babak 16 besar Liga 4 Nasional harus dilalui dengan ujian berat.

Bertanding di Stadion Sultan Agung, Bantul, Provinsi DI Yogyakarta, pada Jumat (19/6/2026), tim berjuluk Badai Biru ini dipaksa menyerah dari Unaaha FC Konawe dengan skor akhir 1-3.

Jarak dari Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta ke Kota Manado, Sulawesi Utara berkisar antara 1.912 kilometer hingga 1.954 kilometer.

Jarak tersebut dapat ditempuh dengan pesawat komersil sekitar 5 hingga 7 jam. 

Sejak peluit pertama dibunyikan, tensi pertandingan sudah berjalan sangat ketat.

Persma Manado sebenarnya sempat membuka asa ketika memasuki babak kedua.

Pada menit ke-55, Joel Taniowas sukses mengoyak jala gawang lawan dan mencetak gol penyeimbang, mengubah papan skor menjadi sama kuat 1-1.

Sayangnya, momentum kebangkitan Persma langsung buyar akibat petaka di lini belakang.

Dua bek andalan mereka, Fajira Ahqiyar dan Syaiful Indra Cahya, terpaksa mandi lebih cepat setelah diganjar kartu merah oleh wasit.

Walhasi klub kebanggan warga Sulawesi Utara ini pun harus melanjutkan pertandingan dengan hanya sembilan pemain.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Unaaha FC untuk mencetak dua gol tambahan hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Persma yang kalah jumlah di lapangan tidak mampu membendung gelombang serangan dari tim asal Konawe tersebut hingga laga usai.

Kekalahan ini menjadi hasil kurang maksimal bagi Persma Manado pada pertandingan pertama Grup 16 Besar Liga 4 Nasional.

Meski demikian, peluang Persma untuk lolos ke babak berikutnya masih terbuka karena masih menyisakan dua pertandingan lagi di fase 16 besar.

Persma diharapkan mampu bangkit pada laga berikutnya demi menjaga asa melaju ke babak selanjutnya di Liga 4 Nasional.

Liga 4 adalah kompetisi sepak bola amatir kasta keempat dalam sistem liga sepak bola di Indonesia.

Kompetisi ini berada di bawah yurisdiksi Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) dan bertujuan sebagai penyaring klub-klub daerah untuk menuju ke tingkat nasional.

Klub-klub yang berlaga merupakan tim amatir yang berasal dari berbagai penjuru daerah di Indonesia.

Tim yang sukses meraih juara atau menempati posisi puncak di Liga 4 akan mendapatkan tiket promosi untuk naik tingkat ke Liga 3 pada musim berikutnya.(Ren)

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.