Sempat Diwarnai Aksi Protes, Musda ke-I MUI Papua Barat Daya Tetap Berjalan di Sorong
Intan June 19, 2026 11:29 PM

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat Daya, digelar di Kota Sorong, Jumat (19/6/2026).

Pantauan TribunSorong.com, kegiatan yang sempat diwarnai aksi protes oleh Majelis Muslim Papua (MMP), akhirnya menemui kesepakatan setelah tabayun antartokoh.

Para tokoh kemudian bersepakat melanjutkan Musda perdana, kemudian dibuka oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, sekitar pukul 21.18 WIT.

Rencananya, Musda Ke-I MUI Papua Barat Daya digelar selama dua hari.

Plt Ketua MUI Papua Barat Daya Ahmad Nausrau mengatakan, kegiatan ini adalah sebuah langkah sejarah bagi umat Islam di Papua Barat Daya, sebab digelar Musda ke-I.

Baca juga: Musda MUI Papua Barat Daya Diwarnai Aksi Palang Adat oleh Majelis Muslim Papua Kota Sorong

Baca juga: Kantah Kota Sorong Gandeng MUI Gelar Sosialisasi Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah

"Saya sudah tidak bisa lagi menjabat, sebab sudah dua periode dan memjabat Wakil Gubernur Papua Barat Daya," ujar Nausrau saat sambutan perdana, Jumat (19/6/2026).

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap muncul tokoh-tokoh muda, yang menjadi penerus tongkat estafet kepemimpinan umat di lembaga MUI Provinsi Papua Barat Daya.

Nausrau menegaskan, sebagai lembaga berhimpun ulama-ulama dan cendekiawan muslim, MUI bisa bertanggung jawab atas seluruh umat Islam di Papua Barat Daya.

"Saya ingin menegaskan, bahwa MUI harus bisa menjadi mitra pembangunan, terutama di wilayah Papua Barat Daya," kata Nausrau.

Pria asal Papua lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir itu mengingatkan bahwa saat ini telah masuk dalam era 4.0 dan 5.0, sehingga wajib hukumnya MUI bisa melayani umat.

"Era modern ini mengalami pergeseran moral dan akhlak, maka dari itu kehadiran MUI dan pengurus baru bisa ikut dalam pembangunan moralitas generasi muda kita," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, KH Muhammad Zaitun Rasmin Ketua MUI Pusat Bidang Ukhuwah Islamiyah terkesan, sebab polemik selesai lewat musyawarah.

"Saya patut berbangga, sejak awal terjadi silang pendapat antartokoh Islam, tetapi bisa terselesaikan lewat dialog," ucapnya.

Baca juga: Musda II MUI Sorong Selatan, Wagub Ahmad Nausrau Ingatkan Peran Startegis untuk Umat dan Pemerintah

Baca juga: Ini Susunan Pengurus Sementara MUI Papua Barat Daya yang Dipimpin Ahmad Nausrau

Pihaknya berharap, Musda Ke-I MUI Papua Barat Daya bisa terlaksana secara damai, dan melahirkan pemimpin muda yang visioner.

Tak hanya itu, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menambahkan, pihaknya ikut berbangga sebab banyak keluarga muslim ikut terlibat membangun daerah ini.

"Saya minta kehadiran organisasi muslim bisa ikut berkontribusi mendorong sumber daya (SDM) Papua Muslim besok," katanya.

Elisa berharap, kegiatan ini bisa berjalan secara aman dan sukses, sebab Musda ini adalah pondasi awal pembangunan umat Islam dan lainnya di Papua Barat Daya.(tribunsorong.com/safwan ashari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.