TRIBUNSUMSEL.COM -- Aksi Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) 2026, Fatimah Azzahra, mencuri perhatian publik saat berdebat mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tak tanggung-tanggung, Fatimah menghadapi langsung Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, dalam sebuah diskusi yang ditayangkan stasiun televisi nasional.
Ketika Bahtra Banong menjelaskan bahwa MBG memiliki efek domino ekonomi bagi petani dan pelaku UMKM, Fatimah dengan tenang memberikan pandangan kritis yang menohok.
Ia menilai pemerintah seharusnya mendahulukan infrastruktur pendidikan dasar sebelum melangkah ke program tambahan seperti MBG.
"Saya rasa tadi sudah bahkan disebutkan ya, bahwa ada sesuatu yang lebih genting sebetulnya dari mengisi perut lapar, yaitu bagaimana anak-anak di daerah yang akses pada sekolahnya itu masih terhambat," tegas Fatimah Azzahra dalam diskusi tersebut.
"Sebelum kita memberikan yang tambahan-tambahannya, additional-nya yaitu dari bentuk MBG ini makan bergizi gratis, apa yang wajib-wajib dan standarnya perlu dipenuhi dulu," tambahnya.
Aksi Fatimah menuai pujian luas dari netizen berkat kemampuannya menyampaikan argumen yang terstruktur, tenang, namun sangat tajam dalam mewakili kegelisahan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.
Vokal dan kritisnya Fatimah di layar kaca ternyata bukan tanpa dasar.
Mengutip laman LinkedIn pribadinya, Fatimah adalah mahasiswi Program Sarjana Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2023.
Di tengah kesibukan kuliah kedokteran yang terkenal padat, Fatimah memiliki rekam jejak akademik dan organisasi yang sangat mentereng.
Berikut adalah deretan prestasi dan pengalaman kepemimpinannya:
Melalui kombinasinya antara kecerdasan akademik di dunia kedokteran dan ketajaman berpikir di ranah kebijakan publik, Fatimah Azzahra kini menjelma sebagai salah satu tokoh aktivis mahasiswa yang paling disorot di tanah air.
(*)