SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sidoarjo mencatat, hingga saat ini terdapat 69.549 warga Kota Delta yang belum mendapatkan pekerjaan.
Dari jumlah tersebut, kelompok lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tercatat sebagai penyumbang angka pengangguran tertinggi.
Kelompok lulusan SMK juga menyumbang porsi terbesar dari total pencari kerja yang belum terserap.
Menurut Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnaker Sidoarjo, Yulita, jumlah pengangguran di Kabupaten Sidoarjo dari lulusan SMK diperkirakan mencapai 5.820 orang.
Kondisi ini menjadi perhatian serius lantaran lulusan SMK pada dasarnya dipersiapkan secara kurikulum untuk langsung memasuki dunia kerja atau berwirausaha setelah lulus.
Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Disnaker Sidoarjo terus mendorong kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri.
Baca juga: Melalui Surat Edaran, Bupati Sidoarjo Mengajak Semua Pejabat Jadi Anggota Koperasi Desa Merah Putih
“Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses lapangan kerja, baik bagi lulusan baru (fresh graduate) maupun pencari kerja lama yang belum terserap pasar,” kata Yulita.
Salah satu upaya konkret penyerapan tenaga kerja dilakukan melalui pelaksanaan jobfair.
Seperti yang baru saja digelar di SMKN 1 Krian, Sidoarjo. Kegiatan bursa kerja ini diikuti oleh sekitar 1.300 pencari kerja.
Mereka memadati lokasi untuk memasukkan lamaran ke berbagai perusahaan mitra.
Tercatat ada 20 perusahaan yang berpartisipasi dalam ajang tersebut.
Total lowongan kerja yang dibuka mencapai 600 posisi. Lowongan yang tersedia berasal dari berbagai sektor strategis, mulai dari industri manufaktur, ritel, jasa, hingga bidang usaha lainnya.
Selain membuka lowongan reguler, bursa kerja kali ini juga memberikan ruang bagi inklusivitas.
Sebanyak 5 persen dari total kebutuhan tenaga kerja yang dibuka oleh perusahaan peserta dialokasikan khusus bagi kelompok penyandang disabilitas.
Terdapat tiga perusahaan yang berkomitmen membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
Formasi tersebut disiapkan untuk penyandang disabilitas rungu, wicara, daksa, maupun netra, yang disesuaikan dengan kebutuhan serta kualifikasi yang dipersyaratkan masing-masing korporasi.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan Kepada Ribuan Keluarga Penerima Manfaat