NASIB Pilu Guru SMP di Medan, Motor Dicuri saat Isi Nilai Rapor, Dua Pria Mencurigakan Terekam CCTV
Septrina Ayu Simanjorang June 20, 2026 12:11 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Nasib pilu guru SMP di Medan, motor dicuri saat isi nilai rapor.

Dua pria mencurigakan terekam CCTV.

Guru bernama Jihan Husna Fadillah (25) harus menelan pil pahit setelah sepeda motor Honda Beat miliknya raib digondol maling.

Baca juga: Pria 61 Tahun Gugat Cerai Istri Muda, Kecewa Uang Ratusan Juta Miliknya Dipakai Tanpa Izin

Sepeda motor bernomor polisi BK 2411 AIZ yang sehari-hari digunakannya untuk pergi mengajar tersebut hilang saat diparkir di halaman sebuah kafe.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Rabu (17/6/2026) sekira pukul 20.42 WIB di Teras Rimbun Coffee, Jalan Perisai Bumi, Kecamatan Medan Denai.

Sebelum kejadian, korban yang merupakan pengajar di SMP Negeri 38 Medan itu tiba di lokasi sekira pukul 18.00 WIB untuk urusan pekerjaan sekolah.

Baca juga: Hyundai New CRETA Andalkan Teknologi dan Fitur Terkini, Ini Harga OTR Medan

Jihan berniat melaksanakan technical meeting via Zoom serta memindahkan dan mengisi nilai tugas para siswanya ke dalam rapor halaman nilai.

Ia pun memarkirkan kendaraannya di halaman kafe dalam posisi stang terkunci sebelum masuk ke dalam untuk menyelesaikan kewajibannya sebagai guru.

Nahas, seusai merampungkan tugasnya dan hendak pulang, warga Jalan Rawa I Medan Denai ini mendapati motornya sudah tidak ada lagi di tempat semula.

"Jadi saya tahu saat mau pulang kereta sudah tidak ada lagi di parkiran, helm diletakkan di lantai," ucap Jihan saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026).

Dua Pelaku Terekam CCTV

Merasa keberatan atas kehilangan tersebut, korban langsung meminta pihak pengelola kafe untuk memutar ulang rekaman Closed-Circuit Television (CCTV).

Berdasarkan rekaman video tersebut, terlihat jelas gerak-gerik mencurigakan dari dua orang pria tak dikenal yang datang berboncengan mendekati motor korban.

Salah satu pelaku yang mengenakan topi putih tampak turun untuk memantau situasi jalanan, sementara rekannya tetap bersiap di atas kemudi motor mereka.

Setelah merasa situasi aman, pelaku bertopi putih langsung memindahkan helm korban ke lantai dan merusak kunci stang menggunakan alat bantu kunci T.

Hanya dalam hitungan detik, pelaku berhasil menghidupkan mesin sepeda motor milik korban dan keduanya langsung kabur melarikan diri dari lokasi.

Akibat insiden ini, Jihan telah resmi membuat laporan ke Mapolsek Medan Area dengan nomor laporan polisi LP/B/338/VI/2026/SPKT/POLSEK MEDAN AREA.

Jihan berharap penuh agar pihak kepolisian bisa segera mengusut tuntas kasus ini dan mengembalikan motor yang sangat diputuhkannya untuk bekerja.

"Kami berharap semoga sepeda motornya bisa dapat kembali lagi dan pelakunya dapat hukuman yang berat, biar enggak ada lagi korbannya," tutur Jihan.

Ia juga menambahkan harapannya agar Kota Medan bisa bersih dari ruang gerak pelaku kejahatan jalanan dan kembali aman kondusif seperti sedia kala.

Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Khairul Fajri Lubis, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari korban.

"Udah buat laporan korbannya, mudah-mudahan kita kejar dan tangkap pelakunya," pungkas Iptu Khairul Fajri Lubis dengan tegas.

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.