POS-KUPANG.COM - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk ( BRI ) bergerak cepat menyalurkan KUR 2026.
Bagaimana tidak, dalam kurun waktu lima bulan yakni hingga Mei 2026, BRI berhasil menyalurkan KUR 2026 senilai Rp Rp 84,36 triliun
Realisasi tersebut setara 46,87 persen dari total alokasi KUR BRI di tahun 2026 yang mencapai Rp 180 triliun.
Dari data yang ada, dapat diketahui bahwa Sisa Kuota KUR BRI 2026 per Mei masih ada 95,63 Triiun.
Itu artinya, peluang untuk mendapatkan KUR BRI 2026 masih cukup besar. Buran daftar, cek syarat dan cara mengajukannya.
Baca juga: KUR PMI Jadi Skema Pembiayaan Sekaligus Perlindungan Pekerja Migran
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan, mayoritas penyaluran KUR BRI 2026 masi ke sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Porsinya mencapai 67,18?ri total KUR yang telah disalurkan.
“Mayoritas penyaluran KUR BRI diarahkan ke sektor produktif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkuat sektor riil,” ujar Akhmad dalam keterangan resmi, Selasa (17/6/2026).
Dari sisi sektor usaha, pertanian menjadi penyerap terbesar KUR BRI dengan nilai pembiayaan mencapai Rp 35,91 triliun. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari dukungan BRI terhadap penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus peningkatan produktivitas petani di berbagai daerah.
Menurut Akhmad, fokus penyaluran KUR ke sektor produktif sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong kewirausahaan, serta memperluas pemerataan ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baca juga: Begini Cara Ajukan Pinjaman KUR BRI Juni 2026 Secara Online
“KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Penyaluran yang diarahkan ke sektor produktif, khususnya pertanian, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat sekaligus memperkuat basis ekonomi daerah,” katanya.
BRI mencatat, secara kumulatif sejak 2015 hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Capaian tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat inklusi keuangan.
Melalui program KUR, BRI berharap dapat terus mendukung pertumbuhan usaha rakyat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Syarat KUR BRI 2026
Sebelum mengajukan pinjaman, calon debitur perlu memenuhi sejumlah persyaratan berikut:
Warga Negara Indonesia (WNI)
Berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah
Memiliki usaha produktif yang telah berjalan sedikitnya 6 bulan
Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain
Menyiapkan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK)
Memiliki dokumen legalitas usaha seperti NIB, IUMK, atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
NPWP untuk pengajuan pinjaman di atas Rp 50 juta
Dalam proses analisis kredit, bank juga dapat meminta agunan atau dokumen tambahan sesuai kebutuhan dan profil usaha peminjam.
Baca juga: Tabel Angsuran KUR BSI Mikro untuk Plafon Rp 100 Juta Bulan Juni 2026
Cara Mengajukan KUR BRI 2026
1.Pengajuan Online (Website)
Akses portal resmi di Website KUR BRI.
Pilih menu Ajukan Pinjaman.
Login menggunakan akun Anda atau pilih Daftar jika belum memiliki akun.
Isi formulir pengajuan dengan data diri dan informasi usaha secara lengkap.
Unggah dokumen persyaratan (KTP, foto usaha, SKU).
Tunggu proses verifikasi dan survei dari pihak bank.
2: Pengajuan Online (Aplikasi BRImo)
Buka aplikasi BRImo di smartphone Anda dan lakukan login.
Masuk ke menu Lainnya lalu pilih Pinjaman.
Klik opsi Ajukan Pinjaman Baru dan pilih kategori KUR BRI.
Lengkapi isian data dan unggah berkas yang diminta.
Ikuti instruksi hingga selesai. Anda dapat melacak status pengajuan langsung melalui aplikasi
3: Pengajuan Offline (Kantor Cabang)
Datang langsung ke kantor cabang atau unit BRI terdekat.
Sampaikan kepada petugas bahwa Anda ingin mengajukan KUR.
Serahkan seluruh dokumen fisik yang sudah disiapkan kepada petugas.
Isi formulir pengajuan yang diberikan dan tunggu petugas melakukan survei lokasi usaha Anda. (*)