Januari hingga Juni 2026, 35 Kasus Kebakaran Terjadi Pinrang
Alfian June 20, 2026 12:22 AM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan mencatat puluhan kasus kebakaran selama enam bulan terakhir.

Total peristiwa kebakaran dari Januari hingga Juni mencapai tiga puluh lima kasus.

Kepala Bidang Damkar Pinrang Dirna mengonfirmasi penurunan angka kebakaran lahan saat ini.

"Kami selalu melakukan pendekatan persuasif dengan semua kepala desa," kata Dirna saat dihubungi jurnalis Tribun-Timur.com, Jumat (19/6/2026).

Menurut Dirna koordinasi intensif dilakukan pada wilayah rawan kebakaran lahan tersebut.

Salah satu daerah yang sering mengalami kebakaran lahan adalah Desa Watang Pulu, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.

Kebakaran lahan juga sempat terjadi pada area perkebunan jati Kecamatan Lembang.

"Mayoritas kebakaran lahan dipicu kesengajaan warga untuk membuka lahan baru," jelasnya.

Pihak Damkar mengandalkan sinergi dengan Camat Danramil hingga Kapolsek setempat.

Baca juga: 6 Ton Minyak Nilam Senilai Rp7 Milliar Gagal Ekspor Akibat Kebakaran Gudang di Parangloe Makassar

Langkah ini dinilai efektif menekan potensi bencana di wilayah rawan kebakaran.

Pemerintah daerah juga telah menerbitkan surat edaran resmi antisipasi musim kemarau pada awal tahun.

Surat edaran tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Pinrang sendiri.

"Edaran Bupati ini dikirim ke camat lalu diteruskan kepada lurah," ujarnya.

Imbauan tertulis itu, kata Dirna, dibacakan secara luas setiap hari Jumat nanti.

Kalaksa BPBD Pinrang, Rhommy Manule mengungkap bupati telah mengeluarkan surat keputusan yang berlaku mulai tanggal 1 Mei hingga 29 Juli 2026. 

Dikatakan, suhu udara di wilayah Pinrang dilaporkan mengalami anomali yang cukup signifikan pada saat memasuki waktu puncak siang hari.

Rhommy menjelaskan bahwa musim kemarau kali ini memiliki intensitas yang jauh lebih tinggi dan terik jika dibandingkan dengan kondisi pada tahun-tahun sebelumnya. 

Baca juga: Toraja Utara Catat 14 Kebakaran, Warga Diminta Waspada Hadapi Musim Kemarau

Menyikapi lonjakan suhu tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pinrang langsung bergerak cepat mengeluarkan imbauan resmi kepada warga.

Masyarakat diminta untuk membatasi aktivitas di luar ruangan pada jam-jam dengan tingkat radiasi panas tertinggi. 

Pihak BPBD Pinrang juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berdampak pada kebakaran hutan dan lahan.

Untuk diketahui, Berdasarkan data resmi dari Damkar Pinrang rincian kasus kebakaran rumah bervariasi setiap bulannya.

Pada Januari tercatat tiga rumah hangus terbakar di Kabupaten Pinrang ini.

Sementara bulan Februari menghanguskan empat unit rumah dan satu kios warga.

Kasus melonjak pada Maret dengan enam rumah dan dua lahan terbakar.

Periode April mencatat dua rumah satu lahan serta satu kendaraan terbakar.

Memasuki Mei terjadi kebakaran dua rumah dan satu bangunan publik lagi.

Sedangkan bulan Juni menyumbang tiga kasus kebakaran lahan di wilayah tersebut.

Masyarakat diimbau tetap waspada menjaga lingkungan menjelang puncak musim kemarau.(*)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.