'Melangkah ke tahap berikutnya' - Apakah Gio Reyna siap mengambil peran lebih besar di Piala Dunia bersama Timnas AS jika Christian Pulisic absen lawan Australia?
Agus Firmansyah June 20, 2026 01:54 AM

JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN AJANG PIALA DUNIA

'Melangkah ke tahap berikutnya' - Apakah Gio Reyna siap mengambil peran lebih besar di Piala Dunia bersama Timnas Amerika Serikat jika Christian Pulisic absen dalam laga melawan Australia?

Amerika Serikat mungkin kehilangan salah satu penyerang kuncinya – mungkinkah mereka mengandalkan Reyna untuk memberikan dorongan yang dibutuhkan pada pertandingan kedua fase grup?

SEATTLE -- Gol Gio Reyna menjadi bahan bakar bagi para pendukung, atau bisa jadi merupakan jawaban bagi para peragu. Mungkin saja, itu hanya momen istimewa bagi seorang pemain yang telah menghabiskan tiga setengah tahun untuk mencapai satu penyelesaian kelas dunia dengan sisi luar kakinya.

Bagaimanapun cara melihatnya, di momen itu terasa seperti Reyna telah tiba di panggung utama. Setelah lebih dari tiga tahun cerita Reyna di Piala Dunia diwarnai dengan frustrasi dan kontroversi, akhirnya ia memiliki satu momen yang mengubah narasi: gol di Piala Dunia melawan Paraguay. Sebuah penyelesaian yang menjadi bagian dari hasil terbaik dalam sejarah timnya.

Kini, Timnas Amerika Serikat bersiap untuk laga lain yang bisa dikatakan sebagai salah satu yang terpenting dalam sejarah mereka: pertandingan Piala Dunia melawan Australia di Seattle. Jika menang, AS akan berada di posisi ideal untuk memuncaki grup, membuka peluang untuk perjalanan luar biasa di tanah sendiri. Jika kalah atau imbang, situasinya akan menjadi lebih rumit. Itulah garis tipis yang selalu ada di Piala Dunia.

Namun, ada pemain-pemain yang mampu membuat perbedaan di momen-momen seperti itu. Christian Pulisic tentu salah satunya, tetapi statusnya untuk pertandingan berikutnya masih belum pasti. Selain dia, ada juga Folarin Balogun, Weston McKennie, dan Sergino Dest – semuanya telah menunjukkan kemampuan untuk mengubah arah pertandingan.

Begitu pula Reyna, yang membawa kita pada pertanyaan besar: dengan gol yang kini tercatat dalam kariernya, bisakah Reyna melangkah lebih jauh menjadi pemain pembeda utama dalam skuad Timnas AS ini?

"Saya benar-benar ingin melangkah ke tahap berikutnya," kata Reyna kepada GOAL awal bulan ini, "dan saya sangat yakin bisa melakukannya. Saya ingin tetap bugar. Saya melakukan banyak hal di luar lapangan untuk menjaga kondisi sebaik mungkin.

"Saya hanya ingin memaksimalkan bakat yang saya miliki. Semoga Piala Dunia ini menjadi awal yang baik untuk itu."

Awal itu datang saat melawan Paraguay, dan mungkin menjadi tanda bahwa Reyna siap memberikan lebih banyak sebelum turnamen ini berakhir.

Penampilan melawan Paraguay

Tak lama setelah mencetak gol terbesar dalam karier mudanya, Reyna mengakui sesuatu kepada media: ia jarang menembak. Orang-orang terdekatnya telah mendorongnya untuk lebih sering melakukannya dalam beberapa minggu terakhir. Mereka berusaha menaikkan kepercayaan dirinya agar siap menghadapi momen-momen penting.

"Saya tahu saya punya tendangan bagus, tapi mungkin dalam posisi saya, saya lebih memilih untuk mengoper terlebih dahulu," kata Reyna setelah pertandingan. "Mereka ingin saya sedikit lebih egois di waktu tertentu. Cara berpikir alami saya dalam permainan adalah melibatkan rekan setim, dan saya selalu suka mengoper. Saya senang memberikan assist sama seperti mencetak gol. Jadi, ya, saya hanya berusaha melakukan apa pun yang bisa membantu."

Melawan Paraguay, yang membantu adalah sebuah trivela luar biasa. Umpan dari Alex Freeman diterima Reyna yang kemudian menggiring bola ke kotak penalti sebelum melepas tembakan melengkung dengan sisi luar kaki kanannya. Kiper Paraguay, Orlando Gill, tidak punya banyak peluang. Dalam delapan menit, Reyna mencatat 14 sentuhan bola, tetapi dengan satu sentuhan itulah ia mengingatkan semua orang tentang bakat luar biasa yang selalu dimilikinya. Meski pernah diterpa drama dan cedera, Reyna tetaplah pemain "spesial", seperti yang dikatakan Mauricio Pochettino, dan pemain spesial selalu melakukan hal-hal luar biasa.

Amerika Serikat mungkin akan kehilangan pemain spesial pada hari Jumat, yakni Pulisic. Jika ia absen, bisakah Reyna menjadi jawaban yang dibutuhkan Timnas AS untuk mengisi kekosongan tersebut?

Alasan mendukung Reyna

Meskipun banyak pembicaraan tentang apa yang tidak bisa dilakukan Reyna, penting untuk memulai dengan apa yang bisa ia lakukan. Pada dasarnya, Reyna adalah pemain yang sangat kreatif, seseorang yang kerap tampil menonjol di momen-momen besar bersama seragam Timnas AS.

Hari Jumat tentu menjadi momen besar. Tidak banyak yang lebih besar daripada pertandingan Piala Dunia, apalagi di kandang sendiri. Jika melihat catatan sebelumnya, Reyna termasuk yang terbaik di skuad ini dalam hal tampil di laga-laga penting. Ia konsisten tampil baik di ajang Liga Bangsa-Bangsa dan sudah menunjukkan kontribusinya dalam laga melawan Paraguay.

Jika Pulisic absen, AS akan sangat membutuhkan kreativitas itu. Australia dikenal sulit ditembus, seperti yang mereka tunjukkan saat menghadapi Turki yang memiliki gelandang-gelandang muda berbakat. Untuk menembus pertahanan The Socceroos, dibutuhkan momen-momen brilian secara individu: sebuah dribel, umpan, atau mungkin trivela tak terduga yang mengejutkan penjaga gawang.

Reyna memiliki kemampuan untuk menciptakan momen seperti itu, dan dengan golnya akhir pekan lalu, kepercayaan dirinya yang sempat naik turun selama beberapa tahun terakhir mungkin telah kembali. Ada pertandingan-pertandingan tertentu yang membutuhkan tipe pemain tertentu, dan menghadapi tim yang kemungkinan akan bertahan dalam blok rendah tampaknya membutuhkan sosok seperti Reyna.

Namun, ada juga pertanyaan besar tentang bagaimana Reyna akan menghadapi gaya permainan Australia.

Alasan menentang Reyna

Dalam beberapa tahun terakhir, Reyna sering mengalami cedera pada waktu yang tidak tepat. Akibatnya, ia belum sepenuhnya bisa mencapai performa fisik optimal. Statistik menunjukkan bahwa Reyna jarang mencapai kecepatan tertinggi selama pertandingan, yang menjadi salah satu alasan mengapa ia tidak banyak bermain seperti yang ia harapkan.

"Dalam hati, saya sangat percaya pada kemampuan saya setiap kali berada di lapangan," katanya kepada GOAL awal bulan ini. "Tentu saja, tidak mudah ketika tahu mungkin hanya bermain 20 menit. Jadi, ritme pertandingan sangat penting, dan itu yang saya fokuskan untuk benar-benar naik ke tingkat berikutnya dalam karier saya."

Kurangnya kecepatan murni itu mungkin tidak terlalu berpengaruh melawan Australia. Tim lawan kemungkinan akan mengandalkan serangan balik cepat. Jika Reyna dimainkan sebagai gelandang serang, tugas utamanya adalah membongkar pertahanan kokoh Australia saat mereka bertahan dalam.

Namu, lini belakang Australia dikenal sangat fisikal. Pulisic sendiri pernah merasakannya pada musim gugur lalu ketika ia cedera akibat tekel keras di lini tengah. Pertahanan The Socceroos dihuni oleh tiga pemain dengan tinggi lebih dari 190 cm dan pemain-pemain yang tidak segan melakukan tekel keras. Mereka bangga dengan kekuatan fisik mereka.

Kembali ke Reyna, muncul keraguan apakah ia dapat menghadapi tekanan fisik seperti itu. Memang ia terbiasa dengan intensitas di Bundesliga, tetapi pertandingan ini bisa menjadi tantangan berbeda. Dengan riwayat cederanya, apakah Reyna bisa bertahan dalam laga yang berpotensi keras?

Ada opsi lain seperti Alejandro Zendejas atau Brenden Aaronson. Weston McKennie atau Malik Tillman bisa bermain lebih tinggi agar Sebastian Berhalter atau Cristian Roldan bisa masuk ke dalam susunan pemain. Mungkin juga Tim Weah dipilih untuk membuka ruang di sisi lapangan dan menciptakan celah bagi serangan AS.

Namun, bisa saja Reyna yang dipilih, karena kelebihannya mungkin lebih besar daripada kekurangannya.

Kontribusi untuk tim

Pada akhirnya, Reyna bisa memberikan dampak dengan berbagai cara. Ia bisa menjadi starter untuk mengguncang Australia sejak awal, atau masuk dari bangku cadangan seperti saat melawan Paraguay untuk mengubah jalannya pertandingan. Bagi Reyna, hal itu tidak menjadi masalah. Terlepas dari pandangan orang lain, ia mengaku siap menerima peran apa pun, besar maupun kecil.

"Saya selalu percaya diri, jadi itu bukan masalah bagi saya," ujarnya, "tapi bagi saya sederhana saja: apa pun yang bisa saya lakukan untuk membantu tim ini, akan saya lakukan. Entah itu bermain 90 menit, tidak bermain sama sekali, atau masuk sebagai pengganti seperti saat melawan Paraguay, saya hanya ingin membantu tim ini dan bersikap positif dengan cara apa pun."

Gol ke gawang Paraguay telah mengingatkan semua orang pada potensi Reyna. Mungkin hari Jumat nanti akan memberinya kesempatan lain untuk membuktikan hal itu dalam laga besar Timnas AS.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.