BANGKAPOS.COM -Pertandingan krusial di Grup F Piala Dunia 2026 akan mempertemukan wakil tangguh Afrika Utara, Tunisia, melawan salah satu kekuatan terkuat Asia, Jepang.
Laga menarik ini akan diselenggarakan di Estadio BBVA, Guadalupe (Monterrey), Meksiko pada Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 11.00 WIB (siang hari).
Berikut adalah analisis mendalam mengenai head-to-head, perkiraan susunan pemain, serta prediksi skor pertandingan.
Tunisia dan Jepang memiliki catatan pertemuan yang cukup sering di ajang turnamen persahabatan internasional.
Karakteristik permainan kedua tim selalu menyajikan pertarungan yang disiplin, di mana Jepang unggul dalam kecepatan, sementara Tunisia mengandalkan ketahanan fisik.
Rekor Pertemuan Terakhir:
17/10/2023: Jepang 2 – 0 Tunisia (Kirin Challenge Cup)
14/06/2022: Jepang 0 – 3 Tunisia (Kirin Cup Kirin Cup)
27/03/2015: Jepang 2 – 0 Tunisia (Persahabatan)
14/06/2002: Tunisia 0 – 2 Jepang (Piala Dunia 2002)
Secara historis, Jepang sedikit lebih dominan, namun kemenangan telak Tunisia 3-0 di Tokyo pada tahun 2022 membuktikan bahwa Les Aigles de Carthage (Elang Kartago) memiliki formula untuk meredam agresivitas Samurai Biru.
Jepang di bawah asuhan Hajime Moriyasu diprediksi akan menerapkan gaya bermain dengan intensitas pressing tinggi sejak garis depan. Di sisi lain, Tunisia akan mengandalkan kedisiplinan formasi blok menengah demi memutus aliran bola cepat Jepang.
Tunisia (4-3-3)
Kiper: Bechir Ben Saïd
Bek: Wajdi Kechrida, Montassar Talbi, Yassine Meriah, Ali Abdi
Gelandang: Ellyes Skhiri, Aïssa Laïdouni, Mohamed Ali Ben Romdhane
Penyerang: Sayfallah Ltaief, Elias Achouri, Amine Cherni (atau Hamza Rafia)
Pelatih: Jalel Kadri (atau suksesor taktisnya)
Jepang (4-2-3-1)
Kiper: Zion Suzuki
Bek: Yukinari Sugawara, Ko Itakura, Shogo Taniguchi, Hiroki Ito
Gelandang Bertahan: Wataru Endo, Hidemasa Morita
Gelandang Serang: Junya Ito, Takumi Minamino, Kaoru Mitoma
Penyerang: Ayase Ueda (atau Keito Nakamura)
Pelatih: Hajime Moriyasu
Jepang memasuki turnamen ini dengan skuad yang sangat matang. Mayoritas pemain inti mereka menjadi pilar penting di klub-klub top Eropa. Motor serangan yang digerakkan oleh Wataru Endo di lini tengah memberikan keseimbangan luar biasa, sementara kreativitas Kaoru Mitoma dan Takumi Minamino akan menjadi tumpuan utama untuk mengobrak-abrik lini pertahanan Tunisia yang terkenal rapat.
Tunisia, di sisi lain, sangat fasih bermain sebagai tim non-unggulan yang pragmatis. Mereka diprediksi akan membiarkan Jepang mendominasi penguasaan bola dan menunggu momentum yang tepat untuk melakukan serangan balik. Ketangguhan duet bek tengah Montassar Talbi dan Yassine Meriah dalam mengantisipasi umpan silang akan sangat diuji oleh pergerakan cair penyerang Jepang.
Poin Kunci Pertandingan:
Kombinasi Ruang Sempit: Kemampuan Jepang dalam memainkan umpan satu-dua cepat di area kotak penalti akan menjadi kunci utama untuk meruntuhkan pertahanan berlapis Tunisia.
Kedisiplinan Transisi: Bek sayap Jepang harus waspada terhadap kecepatan transisi ofensif Tunisia yang sering memanfaatkan lebar lapangan melalui Ali Abdi.
Jepang memiliki keunggulan dari segi kreativitas individu serta transisi permainan yang lebih dinamis. Pertandingan akan berjalan ketat, namun Samurai Biru diprediksi mampu mengamankan poin penuh.
Prediksi Skor Akhir: Tunisia 0 – 1 Jepang
Trend positif tim nasional Jepang diprediksi akan terus berlanjut, saat menghadapi tim sepak bola Tunisia dalam lanjutan Grup F Piala Dunia 2026.
Laga yang akan digelar Minggu (21/6/2026) pukul 11.00 wib nanti, kembali menjadi panggung bagi sang juru taktik Hajime Moriyasu untuk memperpanjang rekor tak terkalahkan dalam delapan laga terakhir.
Diketahui tim Samurai Biru mengalami kekalahan terakhirnya pada 9 Desember 2025, usai ditaklukkan Amerika Serikat 2-0.
Usai kekalahan tersebut Takefusa Kubo langsung tancap gas, tak terkalahkan di delapan pertandingan selanjutnya.
Mulai dari Brazil yang harus takluk 3-2, Inggris kalah 1-0 hingga pertandingan terakhir di laga perdana Piala Dunia 2026 pun mampu menahan imbang Belanda 2-2.
Pelatih sekaligus pemain PS. Pemkot yakni Eriyanto, dalam podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal mengatakan rasa optimisnya Jepang mampu meraih kemenangan perdananya.
"Prediksi saya, Jepang bisa menang 2-0. Ini karena kedalaman skuad Jepang masih lebih kuat dibanding Tunisia, ditambah faktor pengalaman dan stabilitas tim. Banyak orang mungkin tidak memahami bahwa kekuatan sepak bola Jepang saat ini bukan hanya terletak pada kualitas pemainnya, tetapi juga pada sistem dan pembinaan yang mereka miliki," ujar Eryanto, Jumat (19/6/2026).
Eryanto mengatakan aat ini Jepang merupakan perwakilan Asia yang saat ini belum tergeserkan, dengan materi pemain yang berkualitas, tingkat disiplin yang luar biasa, dan kemampuan individu para pemainnya
"Hampir semua pemain yang bermain di luar Jepang, memiliki peran penting di klub masing-masing. Ada Ayase Ueda yang bermain di Feyenoord, dan Takefusa Kubo di Real Socieadad. Pemain-pemain yang sangat punya peranan, dalam sepak bola Jepang saat ini," bebernya.
Tiga poin bagi Jepang pun bukan hal yang tidak mungkin terlebih melihat Tunisia dalam tiga laga terakhirnya, harus merasakan 11 kali kebobolan dengan hanya mencetak satu gol ke gawang lawan.
Kekalahan pada laga perdananya di Piala Dunia 2026 melawan Swedia dengan skor 5-1 pun, menjadi sinyal bagi permainan dan lini belakang yang tampil kurang solid.
Terlebih pemecatan pelatih di awal Piala Dunia 2026 Sabri Lamouchi, digantikan Herve Renard juga menjadi sorotan terkait dengan skema permainan yang belum matang jelang mengahadapi Jepang
"Saya rasa ini kesempatan bagi Jepang, untuk memanfaatkan kondisi Tunisia yang sedang rapuh. Kalau kita lihat dari rekor pertemuan kedua tim, Jepang menang dua kali, Tunisia menang dua kali, dan satu kali berakhir imbang. Jadi, artinya rekor kedua tim cukup seimbang. Apakah pergantian pelatih akan memengaruhi hasil pertandingan nanti? Saya rasa sangat berpengaruh," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy/Evan Saputra)