TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Persediaan beras di Gudang Bulog Pasangkayu dipastikan masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2026.
Kepala Gudang Bulog Pasangkayu, Andi Fatur, mengatakan stok beras yang tersedia saat ini mencapai 196 ton dan masih cukup untuk menjaga ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Pasangkayu.
"Stok beras yang ada di gudang saat ini sebanyak 196 ton dan dipastikan aman hingga akhir tahun," ujar Andi Fatur saat dikonfirmasi, Sabtu (20/6/2026).
Baca juga: Harga Tabung Gas LPG 3 Kg di Pasangkayu Tembus Rp70 Ribu, Warga Menjerit Tapi Tetap Antre
Baca juga: MBG di Sulbar Masih Bergantung Bahan Baku dari Luar Daerah, Sudah Habiskan APBN Rp 220 Miliar
Ia menjelaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras karena Bulog secara rutin melakukan pengadaan stok baru sebelum persediaan yang ada habis.
Menurutnya, selama ini Gudang Bulog Pasangkayu tidak pernah mengalami kekosongan stok beras.
"Kalau stok mulai menipis, biasanya sudah ada pasokan baru yang masuk. Jadi di Bulog tidak pernah sampai kehabisan stok," jelasnya.
Selain menjaga cadangan pangan pemerintah, Bulog juga akan menyalurkan beras bantuan kepada masyarakat melalui program bantuan pangan.
Andi Fatur menyebutkan, dalam waktu dekat akan disalurkan sebanyak 496 ton beras bantuan untuk dua kabupaten yang menjadi wilayah layanan Bulog Pasangkayu.
Khusus untuk Kabupaten Pasangkayu, alokasi bantuan yang akan disalurkan mencapai 259.060 kilogram beras.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat penerima manfaat sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah.
Dengan stok yang tersedia dan pasokan yang terus diperbarui, Bulog memastikan kebutuhan beras masyarakat di Pasangkayu tetap terpenuhi serta distribusi bantuan pangan dapat berjalan sesuai jadwal.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan