- Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengakui telah membunuh komandan perangnya sendiri di Lebanon Selatan.
Selain komandan perang, tiga tentara Israel dilaporkan tewas dalam peristiwa itu.
Adapun hal itu terjadi seusai tank Israel menjadi sasaran di Lebanon.
Dikutip dari Almayadeen Net, klaim itu disampaikan tentara pendudukan Israel pada Jumat (19/6).
Dalam pernyataannya, mereka mengakui telah membunuh komandan Batalyon 52, Letnan Kolonel Dor Gadalia Ben Simhon.
Tiga tentara Israel lainnya juga tewas dalam peristiwa itu.
Israel menyebut peristiwa itu terjadi seusai tank milik Batalyon 52 menjadi sasaran selama operasi perlawanan di Lebanon selatan.
Channel 14 melaporkan berdasarkan penyelidikan awal, insiden itu terjadi sekira pukul 00.20 dini hari waktu setempat.
Menurut penyelidikan, penyebab pembunuhan itu masih diperiksa lebih lanjut.
Termasuk apakah kematian komandan perang akibat drone bunuh diri dari sesama tentara IDF atau justru karena serangan lainnya.
Sementara Ben Samhoun mengambil alih komando Batalyon 52.