Panduan Materi MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 Kurikulum Merdeka yang Edukatif dan Anti-Bullying
Siti Umnah June 20, 2026 12:44 PM

SRIPOKU.COM - Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, pihak sekolah mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK tengah sibuk mempersiapkan agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Bagi sekolah yang menerapkan Kurikulum Merdeka, konsep MPLS kini mengalami transformasi besar demi menciptakan ekosistem belajar yang berpihak pada murid.

Sesuai dengan panduan Kemendikbudristek, materi MPLS tahun ajaran 2026/2027 wajib dikemas secara menyenangkan, edukatif, dan jauh dari unsur perpeloncoan.

Baca juga: Jadwal Masuk Sekolah Hari Pertama Jenjang SD Semester 1 Tahun Ajaran 2026/2027

Fokus utamanya adalah penanaman karakter Profil Pelajar Pancasila serta menciptakan sekolah ramah anak yang bebas dari kekerasan.

Bagi Bapak/Ibu guru yang tergabung dalam kepanitiaan, berikut adalah draf susunan materi MPLS Kurikulum Merdeka 2026 yang bisa dijadikan acuan untuk kegiatan selama 3 hari.

Hari Ke-1: Adaptasi Lingkungan & Sosialisasi Kurikulum Merdeka

Hari pertama difokuskan pada pengondisian agar siswa baru tidak merasa asing dengan lingkungan belajar yang baru.

  • Mengenal Sekolahku, Rumah Keduaku (School Tour): Siswa diajak berkeliling untuk mengenali sarana fisik seperti laboratorium, perpustakaan, tempat ibadah, fasilitas sanitasi (toilet bersih), serta area ramah anak.
  • Pengenalan Ekosistem Sekolah: Sesi tatap muka dan sapa ramah bersama Kepala Sekolah, jajaran guru mata pelajaran, wali kelas, hingga staf tata usaha.
  • Sosialisasi Sistem Kurikulum Merdeka: Memberikan pemahaman awal mengenai cara belajar baru yang fleksibel, tidak kaku, serta mengenalkan pemanfaatan gawai/platform digital yang digunakan oleh sekolah.

Hari Ke-2: Internalisasi Karakter Profil Pelajar Pancasila & Proyek P5

Pada hari kedua, materi diarahkan untuk membangun karakter dasar dan mengenalkan model pembelajaran berbasis proyek yang menjadi ciri khas Kurikulum Merdeka.

  • Menanamkan 6 Dimensi Profil Pelajar Pancasila: Siswa diajak memahami nilai-nilai keimanan, berkebinekaan global, gotong royong, kemandirian, bernalar kritis, dan kreativitas melalui ice breaking atau permainan kelompok yang interaktif.
  • Mengintip Serunya Proyek P5: Penjelasan ringkas mengenai Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) lewat pemutaran video dokumenter atau showcase karya-karya kreatif dari kakak tingkat agar memicu motivasi belajar siswa baru.

Hari Ke-3: Penciptaan Sekolah Aman dan Deklarasi Anti-Bullying

Hari terakhir menjadi momen krusial untuk menegaskan komitmen sekolah bersama dalam menghapus tiga dosa besar pendidikan (perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi) sesuai Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023.

  • Stop Perundungan (Anti-Bullying): Edukasi mengenai jenis-jenis perundungan (termasuk cyberbullying di media sosial), dampak buruknya bagi mental, serta sosialisasi fungsi Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di sekolah.
  • Pemetaan Bakat lewat Demonstrasi Ekskul: Parade atau unjuk gigi dari berbagai ekstrakurikuler sekolah untuk membantu siswa baru menyalurkan minat positif mereka.
  • Sesi Penutup (Pohon Harapan & Deklarasi Damai): Siswa menuliskan cita-citanya di selembar kertas untuk ditempel di mading utama, ditutup dengan penandatanganan petisi bersama "Kawasan Bebas Bullying".

Dengan menyusun materi MPLS yang terstruktur dan menyenangkan, siswa baru diharapkan dapat memulai tahun ajaran 2026/2027 dengan rasa aman, nyaman, dan penuh semangat berprestasi.***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.