Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Masa libur sekolah selama 22 hari resmi dimulai setelah pembagian rapor akhir tahun pelajaran 2025/2026 bagi siswa SD kelas 1 hingga kelas 5 dan siswa SMP kelas 1 serta 2 pada Jumat (19/6/2026).
Di tengah kegembiraan siswa menyambut liburan panjang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang justru menyoroti satu hal yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari orang tua, yakni penggunaan gadget, media sosial, dan game online.
Kepala Dindikbud Kabupaten Serang, Aber Nurhadi, mengimbau para orang tua untuk tidak melepas pengawasan terhadap aktivitas anak selama berada di rumah.
Menurutnya, orang tua perlu membuat kesepakatan dengan anak terkait batas waktu penggunaan gawai, media sosial, maupun game online agar tidak berlebihan selama masa libur sekolah.
"Arahkan anak pada konten yang edukatif dan hindari akses ke situs atau konten yang tidak pantas. Ingatkan anak untuk menjaga privasi data pribadi dan berhati-hati saat berinteraksi dengan orang asing di dunia maya," ujar Aber kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Sabtu, (20/6/2026).
Tak hanya kepada orang tua, Dindikbud juga memberikan pesan khusus kepada para siswa.
Meski sedang libur sekolah, siswa diminta tetap produktif dengan membaca buku minimal 30 menit setiap hari, menyelesaikan tugas mandiri dari sekolah, atau mengembangkan hobi baru yang bermanfaat.
Selain itu, siswa juga diingatkan untuk menggunakan media sosial secara bijak dan tidak terlibat dalam penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun tindakan cyberbullying.
"Jangan menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, atau melakukan cyberbullying. Ingat, jejak digital itu permanen," tegas Aber.
Dindikbud Kabupaten Serang juga mengingatkan siswa agar selalu meminta izin kepada orang tua saat bepergian selama masa liburan dan memilih lokasi yang aman untuk beraktivitas.
Menjelang berakhirnya masa libur, siswa disarankan mulai mengatur kembali pola tidur 3 hingga 5 hari sebelum masuk sekolah agar lebih siap mengikuti kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2026/2027.
Aber berharap masa libur sekolah dapat dimanfaatkan sebagai momen untuk belajar, beristirahat, sekaligus mempererat hubungan antara anak dan keluarga.
"Semoga anak-anak kita tetap semangat, sehat, terus berikhtiar, berdoa, dan meraih kesuksesan di masa depan," pungkasnya.