Kamar Hunian Anak Binaan di LPKA Pangkalpinang Digeledah
Fitriadi June 20, 2026 02:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang melakukan penggeledahan mendadak di kamar hunian anak binaan, Sabtu (20/6/2026).

 Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan LPKA.

Kegiatan penggeledahan dipimpin langsung Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Disiplin (Wasgakplin), Agus Fendri Yanzah, bersama regu pengawasan Charlie.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap kamar hunian maupun barang-barang milik anak binaan.

Agus Fendri mengatakan, razia rutin menjadi bagian penting dari strategi deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan yang sewaktu-waktu dapat terjadi di dalam lingkungan pembinaan.

Menurutnya, kondisi yang terlihat aman dan kondusif tidak boleh membuat petugas lengah, sebab potensi gangguan bisa muncul kapan saja jika pengawasan tidak dilakukan secara konsisten.

"Situasi yang kondusif ini jangan sampai membuat kita terlena. Potensi gangguan keamanan bisa datang kapan saja, sehingga seluruh petugas harus selalu waspada dan mengedepankan langkah-langkah preventif," ujarnya kepada Bangkapos.com, Sabtu (20/6/2026).

Ia menegaskan, pengawasan ketat dan penggeledahan rutin merupakan bagian dari tanggung jawab petugas untuk menutup setiap celah yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtib.

"Marwah petugas pengamanan dan pengawasan adalah memastikan tidak ada ruang bagi munculnya gangguan keamanan. Karena itu, kegiatan penggeledahan rutin harus terus dilakukan," katanya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, petugas memastikan tidak ditemukan barang terlarang maupun benda berbahaya yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di area hunian.

"Alhamdulillah, hasil penggeledahan pagi ini menunjukkan situasi tetap aman. Tidak ditemukan barang terlarang ataupun benda berbahaya milik anak binaan," ungkap Agus.

Sementara itu, Kepala LPKA Kelas II Pangkalpinang, Mustafa Kamaluddin Simamora, memberikan apresiasi terhadap langkah sigap jajaran pengawasan dalam menjaga situasi tetap terkendali.

Ia menekankan, terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif merupakan prasyarat utama agar proses pembinaan anak dapat berjalan optimal.

Menurut Mustafa, sebagai unit pelaksana teknis di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, seluruh jajaran LPKA dituntut bekerja dengan disiplin, integritas, dan dedikasi tinggi.

"Keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan pembinaan. Karena itu, seluruh petugas harus bekerja dengan penuh tanggung jawab agar anak binaan merasa aman, nyaman, serta memperoleh pelayanan yang humanis," katanya.

Mustafa juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan kolektif seluruh petugas, termasuk memantau aktivitas anak binaan dan memperketat pemeriksaan barang yang masuk ke blok hunian.

Ia optimistis, dengan pengawasan yang konsisten dan berkelanjutan, LPKA Pangkalpinang dapat terus mempertahankan situasi yang kondusif.

"Jika kewaspadaan ini terus dijaga dan pengawasan dilakukan secara berkesinambungan, maka lingkungan LPKA akan tetap aman, nyaman, dan bebas dari gangguan kamtib," kata Mustafa.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.