Harga BBM Baru B50 yang Akan Diluncurkan Pemerintah 1 Juli 2026, Ini Perkiraan Harga Menurut Bahlil
Dedy Herdiana June 20, 2026 02:04 PM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Menjelang peluncuran BBM B50 pada 1 Juli 2026, masyarakat Indonesia mulai bersiap menghadapi penggunaan bahan bakar baru yang merupakan campuran biodiesel dan solar.

Banyak pemilik kendaraan, pelaku usaha transportasi, serta sektor logistik mengikuti perkembangan informasi terkait kebijakan tersebut untuk memahami manfaat, spesifikasi, dan dampaknya terhadap kendaraan yang mereka gunakan sehari-hari.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari meningkatnya perhatian terhadap informasi resmi mengenai implementasi BBM B50 di berbagai daerah.

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan oleh pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat, peluncuran BBM B50 pada 1 Juli 2026 menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan energi yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Namun disisi lain, masyarakat Indonesia pun juga penasaran terkait berapa harga BBM B50 yang akan rilis nanti di tanggal 1 Juli 2026.

Baca juga: Mahasiswa Tasikmalaya Akan Demonstrasi Lagi Hari Kamis, Ini 4 Tuntutan Imbas Kenaikan BBM!

Baca juga: Harga Bumbu Dapur di Pasar Manis Ciamis Fluktuatif, Kenaikan BBM Ikut Picu Lonjakan

Harga BBM B50

Untuk harga B50 sendiri, menurut Menteri Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia pun berjanji harga jual BBM baru tersebut murah.

Bahlil menjelaskan khusus bahan bakar minyak (BBM) baru bernama biodiesel B50 itu segera launching pada 1 Juli 2026.

Harga B50 Rp6.800 per liter dengan skema subsidi dari pemerintah.

"Insya Allah kami sangat optimistis implementasi launching daripada B50 itu akan dilakukan nanti pada 1 Juli 2026," jelas Bahlil.

Baca juga: DLH Kota Tasikmalaya Pangkas Jam Kerja Alat Berat karena Kenaikan BBM

Baca juga: BBM Naik, Relawan Tagana di Tasikmalaya Mengaku Kesulitan Biayai Operasional Lapangan

Lalu, terbuat dari apa B50 sehingga bisa mengurangi bahkan menghentikan impor solar?

B50 terdiri dari 50 persen minyak sawit crude palm oil (CPO) atau nabati lalu ditambah 50 persen solar murni (fosil).

Penggunaan BBM B50 untuk kendaraan bermesin diesel yang biasa digunakan untuk operasional jarak jauh dan berat. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.