Kemenhaj Lamongan Aktifkan Kembali Sekolah Haji untuk Jemaah Tahun 2027
Titis Jati Permata June 20, 2026 03:32 PM

 

SURYA.co.id LAMONGAN – Usai  menuntaskan seluruh rangkaian  penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur  langsung melakukan persiapan menghadapi musim haji 2027.

Salah satu langkah yang kembali dilakukan yakni mengaktifkan program inovasi Sekolah Haji bagi calon jemaah haji asal Lamongan. 

Program ini menjadi upaya pembinaan dini agar calon jemaah lebih siap dari sisi pemahaman ibadah, kesehatan, hingga kelengkapan administrasi sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Peningkatan Kualitas Persiapan Calon Jamaah

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Lamongan, Abdul Ghofur, menyampaikan Sekolah Haji telah berjalan selama empat tahun terakhir dan menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas persiapan calon jemaah.

“Alhamdulillah, selama empat tahun terakhir kami telah melaksanakan program inovasi bagi calon jemaah haji Kabupaten Lamongan yang akan berangkat. Program tersebut kami beri nama Sekolah Haji,” ujar Abdul Ghofur kepada SURYA.co.id, Sabtu (20/6/2026).

Baca juga: Kepulangan Jemaah Haji Mojokerto Disambut Hangat Ning Ita, Semuanya Pulang Dalam Kondisi Sehat

Melalui program tersebut, calon jemaah haji tahun 2027 akan mendapatkan pembinaan secara terstruktur dengan materi yang disusun dalam kurikulum khusus. 

Materi tersebut meliputi tata cara pelaksanaan ibadah haji, pembinaan kesehatan jemaah, hingga persiapan dokumen perjalanan.

Pembinaan Sejak Awal

Abdul Ghofur menjelaskan, pembinaan sejak awal sangat diperlukan karena mayoritas calon jemaah haji tahun 2027 merupakan pendaftar lama yang telah menunggu antrean keberangkatan selama bertahun-tahun.

“Di Sekolah Haji ini kami mengundang calon jemaah haji tahun 2027 untuk mendapatkan pembinaan terkait ibadah haji, kesehatan, dan dokumen haji. Harapannya saat memasuki masa pelunasan maupun keberangkatan, mereka sudah lebih siap,” katanya.

Selain memberikan edukasi, Sekolah Haji juga menjadi momentum bagi Kemenhaj Lamongan untuk melakukan verifikasi serta pemutakhiran data calon jemaah.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat sebagian jemaah telah mendaftar sejak lama.

“Kami juga melakukan verifikasi data jemaah haji. Karena mereka mendaftar pada 2013 dengan masa tunggu yang cukup lama, maka perlu dilakukan pengecekan ulang agar data yang dimiliki benar-benar valid dan sesuai kondisi terkini,” jelasnya.

Calon Jamaah Lebih Mandiri

Ia menambahkan, dengan adanya Sekolah Haji, calon jemaah diharapkan lebih mandiri, memahami regulasi terbaru penyelenggaraan ibadah haji, serta mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik ketika berada di Tanah Suci.

Kemenhaj Lamongan optimistis persiapan yang dilakukan jauh hari tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus kesiapan jemaah haji tahun 2027.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, calon jemaah asal Lamongan diharapkan mampu menjalani ibadah haji dengan lebih matang, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.