Motor dan Innova Terlibat Kecelakaan di Tangerang, Satu Orang Tewas
Reny Fitriani June 20, 2026 04:19 PM

Tribunlampung.co.id, Tangerang - Sepeda motor dan mobil Toyota Innova terlibat kecelakaan di Jalan Raya Syekh Nawawi, Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. 

Baca Juga: Pengendara Wanita Tewas Dihantam Truk Mundur Bermuatan Batu di Buleleng

Akibat insiden ini pengendara motor tewas.

Kasat Lantas Polresta Tangerang AKP Fery Oktaviari Pratama mengatakan, korban berinisial M (45), warga Perumahan Permata Tigaraksa. 

Korban meninggal dunia setelah mengalami luka serius di bagian kepala.

"Korban mengalami luka di bagian kepala," ucap Fery.

Satlantas Polresta Tangerang saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti kronologi dan penyebab kecelakaan tersebut. 

Sementara itu, pengemudi mobil Innova berinisial L (56), warga Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, telah diamankan bersama kendaraannya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Fery proses penyelidikan masih berlangsung sehingga pihaknya belum dapat menyimpulkan kronologi maupun penyebab pasti kecelakaan.

"Pemeriksaan dan penyelidikan masih kami lakukan, agar kronologi dapat diketahui secara pasti," tukasnya. 

Kasus kecelakaan lainnya, sopir bus Damri tewas di tempat setelah tertabrak truk trailer saat berupaya menangani kendaraannya yang mengalami kerusakan di tepi jalan.

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Batulayang Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (12/6/2026) malam.

Korban bernama Dimas Pratama (32).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika bus Damri dengan nomor polisi KB 7701 S mengalami gangguan mesin saat melintas di Jalan Khatulistiwa. 

Bus kemudian terpaksa berhenti di badan jalan untuk dilakukan pengecekan.

Korban berada di bagian depan kendaraan untuk melakukan penanganan awal berupa pengisian air radiator. 

"Bus Damri tersebut sedang berhenti karena mengalami kerusakan mesin. Saat itu, sopir sedang berada di bagian depan kendaraan untuk menambah air radiator," kata Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Aris, Sabtu (13/6/2026).

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, sebuah truk trailer Hino bernomor polisi KB 8734 AT yang dikemudikan oleh Agung Wibowo melaju dari arah belakang. 

Truk tersebut kemudian menabrak bagian bumper belakang sebelah kanan bus Damri yang sedang berhenti.

Benturan keras tersebut menyebabkan posisi bus terdorong hebat, sehingga mengakibatkan korban yang berada di depan kendaraan terjatuh. 

Korban mengalami luka berat akibat terlindas dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Insiden tragis ini sempat mengundang perhatian warga sekitar serta para pengguna jalan yang melintas di kawasan Pontianak Utara.

Di sisi lain, pengemudi truk trailer dilaporkan tidak mengalami cedera.

"Sementara itu, pengemudi truk trailer dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut," terang Aris.

Usai menerima laporan warga, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Kasus kecelakaan lalu lintas ini kini resmi ditangani oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Pontianak untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk penanganan lebih lanjut, kasus kecelakaan lalu lintas ini telah diserahkan kepada Unit Gakkum Satlantas Polresta Pontianak," ujar Aris.

Pihak kepolisian menegaskan akan melakukan penyelidikan mendalam guna mengetahui faktor-faktor penyebab kecelakaan fatal ini. 

Selain memeriksa kelayakan kondisi kedua kendaraan yang terlibat, petugas juga akan menganalisis situasi lalu lintas serta mendalami keterangan saksi mata.

Proses penyidikan masih terus berjalan dan pihak kepolisian belum menyampaikan kesimpulan resmi terkait penyebab utama kecelakaan yang merenggut nyawa sopir bus Damri tersebut.

Sumber: TribunJateng.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.