Nasib Driver Ojol yang Motornya Diangkut Dishub, Kini Banjir Bantuan, Kendaraan Sudah Dikembalikan
Vivi Febrianti June 20, 2026 06:18 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM — Nasib driver ojek online yang berteriak histeris saat motornya diangkut petugas Dinas Perhubungan Jakarta Timur kini terungkap.

Video driver ojek online menangis histeris saat motornya diangkut menggunakan truk di kawasan Jakarta Timur itu viral di media sosial.

Pada video yang beredar, tampak pria itu mengenakan jaket hijau dan celana panjang.

Di tangannya, ia terlihat memegang kantong plastik berwarna cokelat.

Pria itu naik ke pijakan kemudi truk dan berusaha menghentikan lajunya.

Sambil berteriak histeris, ia meminta tolong agar motornya tidak diangkut.

Sebab dirinya harus menyelesaikan pesanan customer, yakni kantong plastik hijau yang dipegangnya.

“Tolong saya butuh uang Pak, anak saya sekolah,” kata dia.

Dirinya pun mengaku kalau ia sehari-hari makan dari usahanya sebagai driver ojol.

“Saya butuh makan Pak, tolong rumah saya di Bekasi, tolong,” katanya dengan wajah panik.

“Saya mohon ada kebijakan, tolong pak, tolong,” tuturnya.

Kemudian di hadapan petugas Dishub, driver ojol itu pun mengaku tak punya uang.

Ia juga harus menyelesaikan orderan makanan yang ia bawa.

“Saya tidak punya uang, belum penglaris sama sekali dari jam 06.00 WIB saya keluar, baru ini,” katanya sambil memperlihatkan bungkusan warna hijau.

Rupanya bungkusan yang ia bawa itu adalah orderan customer berupa pisang madu yang cukup terkenal di Jakarta yakni Pisang Goreng Madu Bu Nanik.

Melihat video itu, akun Instagram Pisang Goreng Madu Bu Nanik lanagsung mencari sosok dan keberadaan sopir ojol tersebut.

Akhirnya tim pun berhasil menemui driver ojol yang ternyata bernama Sulis Agung Wibowo.

Baca juga: Pasrah Ojol di Bogor Pendapatannya Berkurang Sejak Pertamax Naik: Ngeluh Juga Siapa yang Mau Nolong?

Tim CSR kemudian memberikan titipan bantuan dari Bu Nanik untuk Agung dan keluarganya.

Menurut Agung, ia bekerja sebagai driver ojol untuk menghidupi istri dan kedua anaknya.

Agung tampak tinggal di rumah petakan yang ada di dalam gang.

Menurut Agung, meski saat itu motornya disita, namun ia tetap bertanggung jawab menyelesaikan orderannya.

Agung juga menuturkan kalau saat itu dirinya baru saja tiba di lokasi, dan langsung mengambil pesanan pisang.

Tak lama kemudian ia kembali untuk mengambil motornya, namun sudah tidak ada.

“Ternyata sudah di atas (truk), saya lari itu dari Bu Nanik,” kata dia.

Agung pun mengaku panik karena ia membawa pesanan customer.

“Tanggung jawab saya sama customer, karena ini mata pencaharian saja dari 2015 memang ini aja sampai sekarang,” tuturnya.

Rupanya menurut Agung, saat itu motornya langsung dilepaskan oleh petugas Dishub Jaktim setelah bernegosiasi.

Baca juga: Tak Cuma Antrean di SPBU, Ojol di Kota Bogor Akui Pendapatan Harian Turun Usai BBM Pertamax Naik

Bahkan Agung tidak dibebankan biaya apapun saat motornya dikembalikan.

“Tanpa dikenakan biaya sedikit pun,” kata Agung.

Ia juga menyadari bahwa saat itu dirinya melanggar karena berhenti di tempat yang tidak seharusnya.

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo mengatakan kalau motor Agung langsung dikembalikan pada hari yang sama.

Melalui akun Twitternya, ia menjelaskan kalau peristiwa itu terjadi pada Rabu (17/6/2026).

"Terima kasih utk atensi terhadap hal ini. Ini kejadian Rabu 17 Juni 2026.

Tim Dishub dari Sudinhub Jaktim melakukan operasi penertiban bersama terhadap parkir liar. 

Salah satu yang kena adalah Bapak driver ojol ini, selain beberapa kendaraan R4 dan R2," tulisnya.

Menurut dia, operasi sudah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Operasi dilakukan sesuai ketentuan dan prosedur," ucapnya.

Ia pun mengatakan kalau Agung sempat diberikan edukasi terlebih dahulu sebelum akhirnya diberikan kembali motornya.

"Karena kendaraan sdh di dalam truk maka si Bapak diajak ke kantor Sudin Perhubungan Jaktim untuk mendapatkan edukasi dan penjelasan," kata dia.

"Setelah memahami dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan parkir sembarangan, saat itu juga kendaraan dikembalikan. Demikian semoga menjadi momentum Jakarta lebih tertib dan kondusif. Terima kasih," tulisnya.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.