Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale
TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR – Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, memastikan persiapan Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) 2026 telah mencapai sekitar 80 persen.
Festival yang menjadi salah satu agenda pariwisata nasional tersebut akan berlangsung pada 1 - 7 Juli 2026 dengan pusat kegiatan di Lapangan Cenderawasih Biak serta sejumlah lokasi lainnya di wilayah Kabupaten Biak Numfor.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor, Ronaldy Irfak, mengatakan berbagai persiapan teknis maupun nonteknis terus dimatangkan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan yang datang.
Baca juga: Pebalap Indonesia Veda Ega Naik Peringkat ke Q2 Moto3 Brno Usai Eddie OShea Didiskualifikasi
Ia juga menyebut, FBMW tahun 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan budaya dan wisata yang menjadi ciri khas masyarakat Biak, diantaranya, Apen Beyeren, Snap Mor, parade perahu tradisional, parade Wor dan Suling Tambur, serta parade Yospan. Selain itu terdapat kegiatan pendukung seperti Fun Run Pulau Rurbas Kecil, Tour Padaido dan Pulau Owi, serta Simponi Wampasi.
“Kami terus melakukan berbagai persiapan, baik terkait layout lokasi kegiatan, pembangunan panggung maupun kesiapan sarana pendukung lainnya di setiap titik pelaksanaan kegiatan,” ujar Irfak di Biak, Sabtu (20/6/2026).
Khusus untuk pelaksanaan Snap Mor yang akan dilaksanakan di Kampung Mnurwar, Distrik Oridek, pemerintah dan masyarakat telah melakukan sasi ikan sebagai bagian dari persiapan kegiatan.
Hal tersebut dilakukan agar saat pelaksanaan Snap Mor, pengunjung dapat menyaksikan sekaligus menikmati hasil tangkapan ikan yang melimpah di lokasi kegiatan.
Baca juga: Tanam Kakao di Papua Barat, Wapres Gibran Boyong Lima Mahasiswa Terbang dari Jakarta
Irfak memastikan FBMW kali ini berbeda dari tahun sebelumnya, dimana tahun ini menghadirkan sejumlah inovasi baru yang membedakannya dari tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu even baru yang akan diperkenalkan yakni, bird watching yang ditujukan bagi fotografer untuk mengabadikan berbagai jenis burung endemik di kawasan Biak Timur dan Biak Barat.
Selain itu, panitia juga menggelar lomba foto dan video bawah laut sebagai upaya memperkenalkan keindahan wisata bahari Biak Numfor kepada masyarakat luas.
Baca juga: Magis Lionel Messi Guncang Nabire, Fans Yakin Argentina Pertahankan Juara Piala Dunia 2026
Pada event ini, panitia berencana mengundang Menteri Pariwisata, Wakil Menteri Pariwisata, direktur jenderal terkait, Menteri Kebudayaan, kepala dinas pariwisata se-Tanah Papua, para bupati, wali kota, gubernur dan sejumlah undangan lainnya.
Dinas Pariwisata menargetkan kunjungan 100 hingga 200 wisatawan mancanegara dan sekitar 1.000 wisatawan domestik, khususnya dari wilayah Papua.
Untuk mencapai target tersebut, berbagai strategi promosi telah dilakukan, termasuk melalui pameran wisata bahari dan kelautan Marine Actions Expo (MAX) 2026 yang berlangsung pada April lalu.
Baca juga: Ada Diskon untuk KM Tatamailau, Cek Jadwal Kapal Pelni Ternate-Bitung Juli 2026
FBMW masuk dalam kalender nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata sehingga pelaksanaannya akan terus berlangsung setiap tahun pada tanggal 1 hingga 7 Juli.
“Harapan kami festival ini terus berkembang dari tahun ke tahun dan semakin banyak wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, yang datang untuk menyaksikan festival serta menikmati berbagai destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Biak Numfor,” tandasnya.(*)