Laporan Arie Puji Waluyo
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Presenter kondang Ruben Onsu mengklaim dirinya masih sulit bertemu anak-anaknya sampai detik ini.
Padahal dalam putusan cerainya dengan Sarwendah dan perjanjian tertulis, ia mendapatkan waktu tiga hari bertemu dengan sang buah hati.
Pihak Sarwendah melalui penasehat hukumnya, Chris Sam Siwu membantah klaim dari Ruben yang menuding dihalangi kliennya untuk bertemu anak-anak.
Baca juga: Curhat Pilu Ruben Onsu Rindu Anak, Sentil Sarwendah Taati Putusan Pengadilan
"Tidak ada yang menghalangi. Kami hanya menunjukkan, di mana mempersulitnya? Tunjukkan kepada kami hal-hal yang dipersulit kliennya Bang Minola untuk bertemu dengan anaknya," kata Chris Sam Siwu dalam wawancara virtual, Sabtu (20/6/2026).
Jika memang tak bisa bertemu anak sampai detik ini, Chris meminta Ruben untuk langsung datangi rumah Sarwendah.
"Rumahnya ada, posisinya jelas tinggal didatangi," tegasnya.
Menurut Chris, klaim sepihak mengenai sulitnya komunikasi seperti pesan singkat yang tidak dibalas, tidak bisa langsung dijadikan alasan untuk menuduh Sarwendah membatasi hak asuh anak.
Chris menilai tudingan tersebut terlalu berlebihan dan terkesan mencari-cari kesalahan.
"Tinggal komunikasikan saja kapan jadwal anak yang kosong, lalu silakan datang atau dijemput. Sekali lagi, klien kami kan sudah bukan istrinya (Ruben) lagi. Artinya tidak bisa lagi disuruh-suruh langsung," jelasnya.
"Kalau anaknya ada jadwal kosong, jemput. Tapi kalau cuma mengirim pesan singkat sekali-dua kali lalu tidak dibalas karena kesibukan, lalu dibilang dipersulit berbulan-bulan, kan agak lucu," sambungnya.
Chris angkat bicara soal adanya pihak ketiga yang lebih peduli dengan anak-anak Sarwendah dan Ruben Onsu, ia menganggap hal tersebut bukanlah suatu kejahatan selama pihak tersebut tulus menyayangi anak-anak.
"Kenapa ada orang-orang pihak ketiga, keempat, kelima yang sayang dengan anak-anak klien kami kok dipermasalahkan? Yang menjadi masalah besar itu kalau anak-anak dikelilingi orang yang tidak sayang atau berniat jahat," ujar Chris Sam Siwu.
"Kalau masalahnya hanya tidak bertemu di suatu acara, ya komunikasinya saja yang diperbaiki antara bapak dan ibunya," tambahnya. (Ari).