Listrik Mati Beberapa Jam Ganggu Bisnis Laundry di Kota Bandung, Pesanan Terlambat Selesai
Kemal Setia Permana June 20, 2026 06:47 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemadaman listrik yang terjadi di Kota Bandung dalam sepekan terakhir berdampak pada operasional berbagai sektor usaha, salah satunya usaha laundry.

Dampak tersebut dirasakan salah satu usaha laundry di Jalan Karapitan, Kota Bandung.

Pegawai laundry, Siti Nuraeni (38), mengatakan seluruh kegiatan operasional bergantung pada pasokan listrik, mulai dari mesin cuci hingga setrika.

Aktivitas mencuci dan menyetrika terhenti, sementara penyelesaian pesanan pelanggan terpaksa mundur dari target semula.

"Pemadaman itu ke mana-mana dampaknya. Mesin cuci pakai listrik, setrika juga pakai listrik. Jadi kalau mati lampu, pekerjaan berhenti," kata Siti, saat ditemui Tribunjabar.id, Sabtu (20/6/2026). 

Baca juga: Warga Bandung Raya Bisa Gugat PLN atas Pemadaman Listrik, Pakar Hukum: Berhak Menuntut Ganti Rugi

Ia menuturkan pemadaman listrik terakhir terjadi sekitar pukul 12.00 hingga pukul 15.00. Dalam sepekan terakhir, kejadian serupa sudah terjadi dua kali.

"Kemarin dari jam 12 siang sampai sekitar jam 3 sore. Dalam seminggu ini sudah dua kali mati listrik," ujarnya.

Menurut Siti, hilangnya waktu operasional selama tiga jam cukup berpengaruh terhadap proses penyelesaian cucian pelanggan. 

Pasalnya, usaha laundry tempatnya bekerja hanya beroperasi dari pukul 07.00 hingga 20.00 sehingga setiap jam kerja sangat berarti untuk mengejar target produksi harian.

"Kami memanfaatkan waktu yang ada dari pagi sampai malam. Kalau kepotong tiga jam lumayan terasa," katanya.

Akibat pemadaman tersebut, kata dia, pesanan yang seharusnya bisa selesai dalam satu hari terpaksa ditunda hingga keesokan harinya.

"Tadinya cepat sehari jadi bisa sampai besok lagi. Soalnya kami, kan dikejar waktu juga untuk menyelesaikan pesanan pelanggan," ucapnya.

Siti menjelaskan, satu mesin cuci membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menyelesaikan satu siklus pencucian. Saat listrik padam, kapasitas produksi otomatis berkurang karena seluruh mesin tidak dapat digunakan.

"Kalau satu mesin sekitar satu jam. Jadi kalau mati tiga jam, lumayan banyak pekerjaan yang tertunda," katanya.

Baca juga: Polres Indramayu Gencarkan Sosialisasi Soal Larangan KDM Jalan Provinsi Digunakan Hajatan

Meski belum menghitung secara rinci dampaknya terhadap pendapatan usaha, ia mengakui ada pelanggan yang memilih kembali di lain waktu saat mengetahui laundry tidak dapat beroperasi akibat pemadaman listrik.

"Kadang kalau pelanggan lihat listrik mati, langsung balik lagi," ujarnya.

Karena itu, Siti berharap pemadaman listrik tidak kembali terjadi agar aktivitas usaha dapat berjalan normal dan pesanan pelanggan dapat diselesaikan sesuai jadwal.

"Mudah-mudahan tidak terjadi lagi pemadaman listrik dan bisa beroperasi seperti biasa, jadi tidak was-was," katanya. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.