TRIBUNCIREBON.COM - Nama Kang Saep selama ini begitu melekat di hati penonton setia Preman Pensiun karena karakternya yang khas dan sulit dilupakan.
Dalam sinetron tersebut, Kang Saep dikenal sebagai copet yang kerap beraksi dari angkot ke angkot.
Dengan gaya bicara dan tingkah uniknya, sosok Kang Saep berhasil menjadi salah satu karakter ikonik di serial Preman Pensiun.
Icuk Nugroho sendiri tercatat sebagai pemain tetap sejak Preman Pensiun musim pertama hingga Preman Pensiun 5.
Menariknya, sepanjang serial berjalan, ia tetap memerankan tokoh yang sama, yakni Kang Saep si tukang copet.
Karakter tersebut digambarkan sebagai sosok yang licik namun sering menghadirkan adegan kocak yang menghibur penonton.
Tak hanya beraksi sendirian, Kang Saep dalam cerita juga dikenal aktif merekrut anak-anak muda untuk menjadi anak buahnya.
Ia bahkan punya syarat khusus dalam memilih calon copet didikannya.
Dengan gaya khasnya, Kang Saep selalu menekankan tiga syarat utama bagi siapa pun yang ingin bergabung dengannya.
Syarat tersebut adalah lemah iman, miskin, dan pengangguran, kalimat yang kemudian menjadi ciri khas karakternya di serial tersebut.
Di perannya, Kang Saep memiliki sejumlah bawahan, salah satunya, Risa yang diperankan oleh Ghina Kamila.
Tak sedikit penonton yang gemas dengan sosok Kang Saep yang selalu lolos dalam melancarkan aksinya.
Biodata Singkat
Icuk Baros memiliki nama asli Icuk Nugroho.
Ia lahir di Cimahi, 28 April 1976, saat ini berusia 50 tahun.
Icuk Baros dikenal sebagai aktor pemeran tokoh Saep dalam sinetron Preman Pensiun.
Sebelumnya, ia bekerja sebagai tukang servis kompor di kawasan Brigade Infanteri 15, Cimahi, Jawa Barat.
Selain menjadi aktor, Icuk Baros juga bekerja sebagai Master of Ceremony (MC) dan komedian.
Baca juga: Kang Mus Epy Kusnandar Meninggal Dunia, Pemain Preman Pensiun Berduka
Awal Mula Terjun ke Entertain
Dalam sebuah video berjudu yang diunggah di Youtube Lolodox Team, Icuk Baros mengaku memiliki masa lalu tidak mudah.
Apalagi perjuangan Icuk Baros untuk terjun ke dunia entertainment seperti saat ini.
Icuk Baros menyebutkan, sudah memiliki bakat di dunia hiburan sejak SMA, dimulai dengan menjadi Master of Ceremony (MC).
"Saya sejak SMA jadi Ketua Karang Taruna. Akhirnya saya disuruh menjadi MC. Setiap ada acara di kelurahan saya, saya jadi MC. Di situlah saya dididik untuk tidak grogi di depan umum. Di situlah mulai urat malu saya putus. Saya tidak punya malu, saya punya modal PD," ujarnya.
Saat masuk ke jenjang kuliah, Icuk tak menekuni lagi bidang entertain tersebut.
Awal Mula jadi Artis
Icuk Baros mengatakan awalnya, dia mulai bermain di sebuah film.
Film pertama Icuk ternyata bukan Preman Pensiun.
"Film pertama saya adalah Gede Rasa di PJTV. Itu saya pertama kali menikmati dunia film itu seperti ini," ujarnya.
Berawal dari film tersebut, Icuk semakin senang menggeluti dunia akting.
Setelah sempat beberapa waktu tidak syuting lagi, teman-temannya mulai memberi informasi mengenai adanya casting lain.
Waktu itu, Icuk belum mengetahui apa itu casting karena belum berpengalaman.
Alhasil, berkali-kali casting, namun hasilnya masih belum sesuai seperti yang diharapkan.
"Saya 20 kali ikut casting tak pernah diterima, bolak-balilk Bandung-Jakarta, Bandung-Jakarta, patungan pakai mobil, berangkat. (Tapi) tetap bukan rezeki, dan saya juga belum pengalaman di bidang itu," katanya.
Lantaran ingin tetap eksis di dunia akting, Icuk pada akhirnya menerima tawaran menjadi figuran atau extras.
Dari peran figuran itu, dia bersyukur, pasalnya bisa bertemu aktor-aktor besar.
Icuk mengatakan, dia pernah bertemu dengan Reza Rahadian, Iko Uwais, hingga Didi Petet.