Laga Persahabatan BUFA Jombang dan Persebaya U-17 : Sarana Pembentukan Mental
Titis Jati Permata June 20, 2026 07:32 PM

 

SURYA.co.id, JOMBANG – Kesempatan langka dirasakan para pemain muda Budi Utomo Football Academy (BUFA) Jombang saat berhadapan dengan Persebaya U-17 dalam laga persahabatan di Lapangan Sulthon Auliya, Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026).

Bagi BUFA, pertandingan ini bukan sekadar uji coba. Kehadiran tim muda Persebaya menjadi momentum penting untuk mempertemukan talenta lokal Jombang dengan salah satu kekuatan pembinaan sepak bola usia dini di Jawa Timur.

Atmosfer pertandingan dimanfaatkan para pemain BUFA untuk menambah jam terbang sekaligus mengukur kemampuan saat menghadapi lawan yang memiliki kultur kompetitif dan pengalaman pembinaan yang lebih matang.

Pengalaman Berharga

Pembina BUFA, Frengky Anjasmoro, menilai kunjungan Persebaya U-17 memberikan pengalaman yang tidak ternilai bagi anak-anak didiknya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Persebaya U-17 yang telah berkenan hadir dan melaksanakan pertandingan persahabatan di Jombang. Kehadiran mereka menjadi kebanggaan sekaligus pengalaman berharga bagi anak-anak kami," ucap Frengky kepada SURYA.co.id.

Baca juga: Kado Istimewa Pemkot Surabaya untuk Persebaya pada Ulang Tahun ke-99

Menurut Frengky, meski BUFA baru berjalan sekitar dua tahun, pihaknya terus berupaya menghadirkan pertandingan berkualitas guna mempercepat proses pembelajaran para pemain muda.

Pembentukan Mental Bertanding

Laga melawan tim sekelas Persebaya U-17 menjadi ruang belajar yang efektif, baik dalam aspek teknik, strategi permainan, maupun pembentukan mental bertanding.

Karena itu, pertandingan persahabatan dipandang sebagai bagian penting dari proses pembinaan, bukan semata-mata mengejar hasil akhir di lapangan.

Frengky juga berharap hubungan yang telah terjalin dengan Persebaya dapat terus berlanjut melalui berbagai agenda pembinaan di masa mendatang.

Menurutnya, kolaborasi antar akademi menjadi salah satu kunci untuk memperluas kesempatan berkembang bagi pesepak bola usia muda.

"Semoga komunikasi dan silaturahmi yang sudah terbangun ini dapat terus berlanjut sehingga memberikan manfaat bagi perkembangan sepak bola usia dini," katanya melanjutkan.

Pembentukan Karakter

Selain peningkatan kualitas permainan, BUFA juga menekankan pentingnya pembentukan karakter.

Para pemain diingatkan untuk menjaga disiplin, bekerja keras, dan menjunjung tinggi sportivitas sebagai bekal meniti karier di dunia sepak bola.

Frengky berharap para pemain yang saat ini menimba ilmu di akademi mampu mewujudkan mimpi menjadi pesepak bola profesional dan suatu saat berkontribusi untuk sepak bola nasional.

"Terus berlatih tanpa henti, agar suatu saat bisa mewujudkan cita-cita menjadi atlet sepakbola profesional," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.