Rekam Jejak Sufmi Dasco yang Keluar Gedung DPR dan Temui Langsung Massa Demo Mahasiswa
Putra Dewangga Candra Seta June 20, 2026 09:32 PM

 

SURYA.co.id – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menunjukkan pendekatan dialogis saat menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (19/6/2026) malam.

Bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Dasco tidak hanya menerima perwakilan mahasiswa di dalam gedung DPR, tetapi juga turun langsung menemui massa aksi di luar gerbang parlemen.

Langkah tersebut menjadi sorotan karena jarang dilakukan pimpinan parlemen di tengah demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPR RI.

Setelah menggelar audiensi tertutup dengan perwakilan mahasiswa di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara I DPR RI, Dasco dan Saan memilih berjalan keluar menuju lokasi aksi untuk menyampaikan hasil pertemuan secara langsung.

Sebelumnya, kedua pimpinan DPR tersebut memberikan keterangan pers bersama perwakilan mahasiswa terkait hasil audiensi yang berlangsung di dalam kompleks parlemen.

Berjalan Bersama Mahasiswa Menuju Titik Aksi

SPPG JADI PPPK - Database foto Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco yang diambil dari situs dpr.go.id, Rabu (21/1/2026). Dasco mendukung rencana pengangkatan 32 ribu pegawai SPPG menjadi ASN PPPK.
SPPG JADI PPPK - Database foto Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco yang diambil dari situs dpr.go.id, Rabu (21/1/2026). Dasco mendukung rencana pengangkatan 32 ribu pegawai SPPG menjadi ASN PPPK. (dpr.go.id)

Usai menyampaikan hasil pertemuan kepada awak media, Dasco dan Saan langsung berjalan bersama para mahasiswa menuju titik demonstrasi di pinggir Jalan Jenderal Gatot Subroto.

Dalam perjalanan menuju lokasi aksi, Dasco tampak berinteraksi dengan sejumlah mahasiswa. Suasana dialog berlangsung santai meski di tengah pengawalan aparat kepolisian.

Seorang mahasiswa bahkan menyampaikan secara langsung aspirasinya mengenai kondisi fasilitas kesehatan di daerah asalnya.

Rombongan kemudian berjalan menuju area aksi dengan pengawalan ketat aparat keamanan hingga tiba di depan Kompleks Parlemen.

Naik Mobil Komando dan Sampaikan Hasil Audiensi

Kedatangan Dasco dan Saan di tengah massa langsung disambut permintaan mahasiswa agar hasil pertemuan di dalam gedung DPR disampaikan secara terbuka.

"Kami ini teman-teman mendengarkan langsung," ucap seorang mahasiswa di atas mobil komando.

Menanggapi permintaan tersebut, Dasco dan Saan kemudian naik ke atas mobil komando yang digunakan massa aksi.

Keduanya didampingi sejumlah mahasiswa yang sebelumnya mengikuti audiensi di Gedung Nusantara I DPR RI.

Di tengah kerumunan massa, orator aksi juga mengingatkan peserta demonstrasi untuk tetap menjaga ketertiban.

“Kasih jalan, jangan ada yang anarkis. Kita di sini untuk menyampaikan aspirasi,” ucap orator di atas mobil komando.

Audiensi Libatkan Berbagai Elemen Mahasiswa

TELEPON PRABOWO - Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui awak media di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2025). Sufmi baru-baru ini jadi sorotan karena berkatnya anggaran Aceh 2026 utuh tak dipangkas oleh Menkeu Purbaya.
TELEPON PRABOWO - Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui awak media di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2025). Sufmi baru-baru ini jadi sorotan karena berkatnya anggaran Aceh 2026 utuh tak dipangkas oleh Menkeu Purbaya. (Tribunnews.com)

Sebelumnya, pimpinan DPR RI menerima audiensi mahasiswa yang menggelar demonstrasi di depan Kompleks Parlemen pada Jumat (19/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara I DPR RI atau yang dikenal sebagai Gedung Kura-Kura tersebut dihadiri Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa.

Keduanya didampingi Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Alfath, serta Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Nazaruddin Dek Gam.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa yang hadir dalam audiensi berasal dari berbagai kampus dan organisasi, antara lain Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Esa Unggul.

Keputusan Sufmi Dasco Ahmad untuk keluar dari Gedung DPR dan menemui massa aksi secara langsung dapat dibaca sebagai upaya membangun komunikasi politik yang lebih terbuka antara parlemen dan kelompok masyarakat sipil, khususnya mahasiswa.

Di tengah meningkatnya kritik publik terhadap lembaga politik, kehadiran pimpinan DPR di tengah demonstran berpotensi meredakan jarak psikologis antara pembuat kebijakan dan penyampai aspirasi.

Meski demikian, efektivitas langkah tersebut pada akhirnya tetap akan diukur dari tindak lanjut konkret terhadap berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa, bukan hanya dari simbol dialog yang ditampilkan di lapangan.

Rekam Jejak Sufmi Dasco

Sufmi Dasco Ahmad adalah Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra.

Ia lahir di Bandung, tanggal 7 Oktober 1967. Dilansir dari laman DPR RI, Dasco menempuh dua kali pendidikan S1. 

Gelar S1 pertama ia dapatkan saat menjalani perkuliahan di Fakultas Elektro Universitas Pancasila tahun 1985-1993.

Ia lalu menempuh pendidikan S1 yang kedua di Fakultas Hukum Universitas Jakarta pada 2005-2009.

Sejak saat itu, Dasco pun memilih fokus untuk mendalami ilmu hukum dengan melanjutkan magister di Universitas Islam Jakarta sampai dengan 2012 serta S3 di Universitas Islam Bandung.

Ketertarikannya terhadap hukum tak hanya terlihat dari riwayat akademis saja, tetapi juga ia salurkan melalui organisasi yang berkaitan dengan hukum.

Pada tahun 2010, Dasco dipercaya menjadi Dewan Pembina di Serikat Pengacara Rakyat.

Ia juga sempat berkecimpung di Kongres Advokat Indonesia pada 2011 sebagai Dewan Pembina.

Dasco juga pernah bekerja di biro hukum Vendetta Law Firm sebagai senior partner dari tahun 2005 hingga 2013.

Baca juga: Media Asing Ramai-ramai Soroti Putusan MK soal Pencalonan Kepala Daerah yang Terancam Dianulir DPR

Karier politik Sufmi Dasco Sepak terjang Sufmi Dasco di politik dimulai berkat kedekatannya dengan Fadli Zon.

Mereka berdua merupakan rekan bisnis.

Dikutip dari Kompas.com (2/10/2019), Dasco merupakan salah satu tokoh yang terlibat langsung dalam pendirian Partai Gerindra pada 2008.

Ia pun dipercayai menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai berlambang garuda itu.

Pada tahun yang sama, ia juga mengemban jabatan sebagai Ketua Organisasi Kaderisasi dan Kelembagaan Gerindra.

 Karier politiknya semakin bersinar saat ia berhasil lolos ke Senayan sebagai anggota DPR RI saat Pemilu Legislatif 2014.

Dasco bertugas di Komisi III DPR dengan ruang lingkup kerja terkait hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.

Setelah dilantik menjadi anggota legislatif pada periode 2014-2019, ia lalu terpilih sebagai Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Selepas itu, jabatan Dasco di Gerindra pun berubah menjadi Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi.

Pada Pemilihan Legislatif 2019, Dasco mencoba peruntungannya kembali dengan mencalonkan diri maju di daerah pemilihan Banten III.

Selain sebagai peserta pemilu, ia memegang peranan penting di partai kala itu. Ia ditunjuk sebagai Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Gerindra.

Sejak 2020 hingga kini, Dasco menjabat sebagai Ketua Harian DPP Partai Gerindra.

Melansir melalui situs dpr.go.id, berikut riwayat pendidikan, rekam jejak pekerjaan dan organisasi Sufmi Dasco Ahmad:

Riwayat Pendidikan:

SD Negeri 66 Palembang. Tahun: 1973 - 1979

SMP Negeri 43 Jakarta. Tahun: 1979 - 1982

SMA Negeri II Manado. Tahun: 1982 - 1985

Fakultas Elektro, Universitas Pancasila. Tahun: 1985 - 1993

Fakultas Hukum, Universitas jakarta. Tahun: 2005 - 2009

Fakultas Hukum, Universitas Islam Jakarta. Tahun: 2009 - 2012

Fakultas Hukum, Universitas Islam Bandung. Tahun: 2012 - 2015.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.