TRIBUN-MEDAN.com - Viral seorang istri harus menelan pil pahit setelah rumah tangga yang selama ini dibangunnya berada di ambang perceraian.
Perceraian itu dipicu oleh niat baiknya memberikan hadiah perhiasan emas untuk ibu mertuanya.
Dilansir dari Sanook, Sabtu (20/6/2026) kejadian viral ini diketahui terjadi di Tiongkok.
Menurut laporan media, wanita itu dikenal sebagai sosok yang berprestasi.
Ia berhasil masuk ke universitas ternama berkat kecerdasannya dan memperoleh beasiswa selama masa kuliah.
Setelah lulus, ia mendapatkan pekerjaan di perusahaan besar dengan penghasilan yang cukup tinggi.
Dua tahun kemudian, ia menikah dengan kekasihnya yang telah dipacarinya sejak masa kuliah.
Kehidupan rumah tangga mereka awalnya berjalan bahagia.
Pasangan tersebut bahkan memilih tinggal bersama orang tua suami.
Namun, seiring berjalannya waktu, hubungan mereka mulai mengalami perubahan.
Sang suami menjadi lebih sensitif dan kerap menunjukkan ketidakpuasan terhadap istrinya, diduga karena perbedaan pencapaian karier.
Puncak konflik terjadi saat keluarga mereka merayakan ulang tahun ibu mertua.
Wanita itu mengatakan dirinya membelikan satu set perhiasan emas untuk ibu mertua.
Ia juga membayar biaya makan malam keluarga yang jumlahnya cukup besar.
Hadiah tersebut disambut gembira oleh ibu mertuanya, bahkan ia memuji kebaikan menantunya di hadapan banyak orang.
Namun reaksi sang suami di luar dugaan.
Ia menuduh istrinya sengaja membeli emas untuk menunjukkan bahwa dirinya memiliki penghasilan lebih besar.
“Apakah kamu melakukan ini untuk pamer bahwa kamu menghasilkan lebih banyak uang daripada aku? Aku sudah muak. Mungkin kita harus bercerai,” ujar suaminya.
Wanita tersebut syok mendengar ucapan suaminya.
Pada malam harinya, ia melihat pesan di ponsel suaminya, yang diduga ikut memengaruhi pola pikir suaminya.
Dalam pesan tersebut tertulis bahwa tindakan sang istri telah mempermalukan suaminya di depan banyak orang.
Sejak saat itu, wanita tersebut mengaku sulit tidur dan kehilangan nafsu makan.
Ia merasa kecewa karena suaminya, karena menceritakan permasalahan rumah tangga mereka kepada perempuan lain.
Selain itu, ia merasa alasan perceraian mereka terlalu aneh dan dipaksakan.
"Saya mengeluarkan uang yang banyak untuk ibunya, bukan orang lain."
"Seharusnya dia merasa bahagia dan terharu. Tetapi dia justru menceraikan saya," ungkapnya.
Kisah ini pun memicu perdebatan di media sosial.
Banyak netizen menilai masalah sebenarnya bukan terletak pada hadiah emas yang diberikan, melainkan pada kurangnya komunikasi dalam rumah tangga serta rasa rendah diri yang tidak dikelola dengan baik.
Di sisi lain, sebagian netizen berpendapat bahwa pasangan suami istri seharusnya saling mendukung pencapaian satu sama lain.
(cr19/tribun-medan.com)