"Baru Melaju 100 Meter," Kronologi Bus yang Ditumpangi 51 Peziarah Terbakar di Wonosobo
rival al manaf June 21, 2026 12:10 AM

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO – Perjalanan rombongan ziarah asal Wonosobo menuju Jepara dan Kudus mendadak berubah menjadi kepanikan dalam hitungan menit.

Sebuah bus Putra Perdana yang mengangkut 51 penumpang terbakar di kawasan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Rabu (19/6/2026) malam.

Yang membuat peristiwa ini mengejutkan, kebakaran terjadi sesaat setelah bus meninggalkan titik keberangkatan.

Bus bahkan belum jauh melaju dari Pasar Selomerto ketika tanda-tanda bahaya mulai muncul.

Baca juga: BREAKING NEWS, Bus Putra Perdana Terbakar di Selomerto Wonosobo, Berisi 51 Penumpang

Berdasarkan keterangan sopir bus, Supriyadi, awalnya tidak ada gejala mencurigakan selama proses persiapan keberangkatan.

Seluruh penumpang telah berada di dalam bus dan perjalanan menuju lokasi ziarah di Jepara serta Kudus dimulai seperti biasa.

Namun situasi berubah ketika bus baru bergerak sekitar 100 meter dari titik keberangkatan.

Saat kendaraan melaju, muncul percikan api kecil dari bagian tertentu di dalam bus. Pada awalnya percikan tersebut terlihat tidak terlalu besar.

Namun dalam waktu singkat api justru membesar dan sulit dikendalikan.

"Kronologi kebakaran itu mau berangkat ke Jepara ternyata ada percikan api sedikit dan tiba-tiba besar jadi pada turun semua," ujar Supriyadi.

Menyadari adanya potensi bahaya, sopir dan kru bus segera meminta seluruh penumpang meninggalkan kendaraan.

Evakuasi berlangsung cepat karena kobaran api terus membesar dan mulai menjalar ke bagian lain bus.

Puluhan penumpang yang sebelumnya duduk bersiap menjalani perjalanan ziarah terpaksa berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Beruntung, proses evakuasi berjalan lancar. Seluruh penumpang berhasil keluar sebelum api menguasai sebagian besar badan bus.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu gangguan pada sistem pendingin udara atau AC kendaraan.

Percikan api yang pertama kali terlihat diduga berasal dari bagian tersebut sebelum akhirnya berkembang menjadi kobaran besar.

"Diperkirakan api dari AC, konsleting di AC," kata Supriyadi.

Dalam sejumlah kasus kendaraan, korsleting listrik memang dapat memicu munculnya percikan api yang kemudian membakar material mudah terbakar di sekitarnya.

Ketika api sudah mencapai bagian interior kendaraan, penyebarannya biasanya berlangsung sangat cepat.

Api yang membakar bus Putra Perdana ini pun terus membesar hingga membuat kendaraan nyaris tidak dapat diselamatkan.

Asap hitam pekat membubung tinggi dan menarik perhatian warga sekitar maupun pengguna jalan yang melintas di jalur nasional Selomerto.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Wonosobo, Dwi Pamilu Saputra, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.40 WIB.

Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

"Iya sekitar 20.40 WIB terjadi kebakaran bis Putra Perdana yang berada di Selomerto, di jalur Jalan Nasional," ujarnya.

Menurut Dwi, ketika petugas tiba di lokasi, api sudah membesar sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama.

"Tadi kebakaran agak besar sehingga untuk penanganan kebakaran agak lama, sekitar satu jam," katanya.

Petugas pemadam kebakaran berjibaku mencegah api merembet lebih luas sekaligus mengamankan area sekitar lokasi kejadian.

Setelah hampir satu jam proses penanganan, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan.

Meski bus mengalami kerusakan parah akibat dilalap api, kabar baiknya tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum kondisi semakin membahayakan.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tetapi untuk kerugian materi masih kita asesmen," kata Dwi.

Setelah situasi dinyatakan aman, rombongan ziarah tetap dapat melanjutkan perjalanan.

Operator bus menyediakan unit pengganti sehingga agenda perjalanan menuju Jepara dan Kudus tidak batal.

"Alhamdulillah terkondisikan, penumpang melanjutkan perjalanan dengan menggunakan unit bus lain," ujar Supriyadi.

Sementara itu, bangkai bus yang hangus terbakar kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian.

Kendaraan tersebut dibawa ke Kantor Unit Laka Satlantas Polres Wonosobo di Mendolo untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Petugas masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk memeriksa dugaan korsleting pada sistem AC yang disebut menjadi sumber awal munculnya api.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran kendaraan dapat terjadi dalam waktu sangat singkat.

Dalam kasus bus Putra Perdana, hanya beberapa saat setelah perjalanan dimulai dan baru menempuh jarak sekitar 100 meter, percikan kecil yang muncul mendadak berubah menjadi kobaran besar yang melalap hampir seluruh kendaraan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.