Brobbey Cetak 2 Gol, Lautan Oranye di Lapangan Merdeka Ambon Bersorak
Fandi Wattimena June 21, 2026 01:52 AM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Lapangan Merdeka Ambon berubah menjadi lautan oranye saat ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Belanda melawan Swedia, Minggu (21/6/2026) dini hari WIT.

Sejak sebelum kick-off, warga dari berbagai kalangan mulai berdatangan. 

Anak-anak, remaja, orang dewasa hingga lansia berbondong-bondong memenuhi kawasan Lapangan Merdeka. 

Mayoritas mengenakan jersey oranye khas Timnas Belanda, menciptakan pemandangan spektakuler yang menunjukkan besarnya dukungan terhadap De Oranje.

Suasana semakin meriah ketika pertandingan dimulai. Pelatih Ronald Koeman membuat keputusan penting dengan memasukkan Brian Brobbey sebagai starter menggantikan Crysencio Summerville yang memulai laga dari bangku cadangan.

Keputusan tersebut langsung membuahkan hasil.

Baca juga: Antisipasi Euforia Belanda vs Swedia, Ratusan Anggota Polisi Jaga 17 Titik Strategis di Kota Ambon

Baru lima menit pertandingan berjalan, Belanda membuka keunggulan. 

Berawal dari umpan silang akurat Cody Gakpo dari sisi kiri, Brian Brobbey menyambar bola dengan tembakan kaki kanan dari jarak dekat yang gagal diantisipasi kiper Swedia, Kristoffer Nordfeldt.

Gol sempat ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR), namun akhirnya disahkan wasit. 

Seketika ribuan warga yang memadati Lapangan Merdeka Ambon meledak dalam sorak sorai. 

Teriakan kemenangan dan tepuk tangan menggema, sementara bendera Belanda berkibar di tengah lautan jersey oranye.

Belanda terus tampil dominan sepanjang babak pertama.

Pada menit ke-17, Brobbey kembali mencatatkan namanya di papan skor. 

Kali ini, Denzel Dumfries mengirimkan umpan silang matang ke dalam kotak penalti yang langsung disambar Brobbey dengan tendangan terarah ke pojok kiri bawah gawang Swedia.

Gol kedua tersebut kembali memicu euforia luar biasa di Lapangan Merdeka. 

Penonton bersorak, saling berpelukan, bahkan melompat kegirangan merayakan brace sang striker Belanda yang membawa De Oranje unggul 2-0.

Memasuki pertengahan babak pertama atau menit ke-26, Belanda tampil sangat dominan dengan penguasaan bola mencapai 67 persen. 

Lini pertahanan yang dikomandoi Virgil van Dijk mampu meredam upaya duet penyerang Swedia, Viktor Gyökeres dan Alexander Isak, yang kesulitan menembus rapatnya pertahanan Belanda.

Dominasi permainan membuat ribuan pendukung Belanda di Ambon semakin percaya diri tim kesayangannya mampu mengamankan kemenangan dan melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Atmosfer nobar di Lapangan Merdeka Ambon pun berlangsung penuh semangat. 

Salah seorang pendukung timnas Belanda, Prilly menyatakan optimisme kemenangan.

"Yakin Belanda kalahkan Swedia," cetusnya.

Lautan oranye yang memadati lokasi menjadi bukti kuatnya antusiasme masyarakat Maluku terhadap perjalanan Timnas Belanda dalam Piala Dunia 2026. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.