BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin memberikan pesan khusus kepada dewan hakim dan dewan juri dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026) malam.
Menurut Muhidin, sportivitas menjadi hal yang sangat penting dalam pelaksanaan MTQ karena yang diperlombakan bukan sekadar kemampuan peserta, melainkan berkaitan dengan Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam.
“Hari ini kita telah menyaksikan bersama pembukaan MTQ tingkat provinsi. Saya mengimbau kepada dewan hakim dan dewan juri supaya sportif. Jangan sampai yang dilombakan ini, Al-Qur’an dimain-mainkan,” tegasnya.
Muhidin mengingatkan bahwa ketidakadilan dalam proses penilaian dapat mencederai tujuan utama pelaksanaan MTQ.
“Ini bisa menjadi dosa jika dewan hakim dan juri tidak sportif,” katanya.
Baca juga: Tabuhan Bedug Gubernur Kalsel Muhidin Resmi Buka MTQ XXXVII Kalsel di Barito Kuala
Selain kepada dewan hakim, Muhidin juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan MTQ sebagai sarana syiar Islam dan bukan semata-mata mengejar gelar juara.
Ia berharap lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan para peserta dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih dekat dengan kitab suci.
“Mudah-mudahan orang yang mendengar lantunan MTQ ini menjadi terharu dan mau membaca Al-Qur’an. Kepada kafilah, niatkan agar orang lain tertarik membaca Al-Qur’an, maka pahalanya juga akan mengalir,” ujarnya.
MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun ini diikuti kafilah dari 13 kabupaten/kota dengan total peserta dan official mencapai 1466 orang dan mempertandingkan berbagai cabang lomba Al-Qur’an. (Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)