BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan resmi dibuka di Lapangan 5 Desember Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (20/6/2026) malam.
Pembukaan ditandai dengan penabuhan bedug oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, didampingi unsur Forkopimda Kalimantan Selatan dan Bupati serta Wakil Bupati Barito Kuala, H Bahrul Ilmi & Herman Susilo sebagai tuan rumah.
Sebelum pembukaan dilakukan, ribuan masyarakat yang memadati arena MTQ disuguhkan parade kafilah dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Masing-masing kafilah tampil dengan busana seragam dan berjalan mengelilingi arena utama. Kehadiran mereka disambut tepuk tangan masyarakat serta lambaian para kepala daerah dan perwakilan yang hadir di tribun kehormatan.
Tampak hadir di antaranya Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby, Bupati Balangan Abdul Hadi, Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi, Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyie, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar serta sejumlah kepala daerah dan perwakilan lainnya.
Baca juga: Pawai Ta’aruf MTQ Kalsel Jadi Panggung Budaya 13 Daerah, Amplang hingga Tarian Japin Curi Perhatian
Usai bedug ditabuh, langit Marabahan dihiasi konfeti dan pertunjukan visual yang menambah semarak suasana pembukaan.
Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin mengatakan MTQ bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari syiar Islam yang diharapkan mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Bagi kafilah mudah-mudahan menjadi syiar bagi agama Islam yang ada di Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan anak-anak, remaja hingga dewasa semakin gemar membaca Al-Qur’an,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Barito Kuala H Bahrul Ilmi mengaku bersyukur daerahnya dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tahun ini.
“Ini kehormatan yang sangat besar bagi masyarakat Barito Kuala. Mudah-mudahan MTQ tahun ini berjalan lancar dan menjadi kenangan yang indah bagi seluruh masyarakat,” katanya.
MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan sendiri akan berlangsung hingga 26 Juni mendatang dan diikuti para qari serta qariah terbaik dari 13 kabupaten/kota.
(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)