Bikin Bangga! 4 Pemain Futsal Sulsel Perkuat Timnas U-17 Indonesia di Spanyol
Sakinah Sudin June 21, 2026 08:22 AM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Empat pemain futsal muda asal Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk skuad Tim Nasional (Timnas) U-17 Indonesia.

Mereka adalah Muh Alfayyadh Rafarel H berposisi pivot, Zahi Dzakwan Putra dan Muh Rival posisinya flank.

Ketiganya siswa sekolah menengah atas (SMA) 8 Makassar.

Sedangkan satu nama lagi yakni Niant Mori Very berposisi anchor, berasal dari SMA 21 Makassar.

Keempatnya akan memperkuat Timnas U-17 Indonesia di VI Nations U-17 Tournament 2026 di Spanyol pada 24-28 Juni 2026.

Turnamen ini diikuti oleh enam tim terbaik dari seluruh dunia, yaitu Spanyol, Perancis, Portugal, Brasil, Maroko dan Indonesia.

Sekretaris Umum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sulsel Nursalam mengungkapkan, perjuangan keempatnya menembus Timnas U-17 Indonesia tidaklah mudah.

Mereka harus bersaing dengan ratusan pemain futsal terbaik dari seluruh Indonesia.

Dari ratusan nama, sebanyak 19 dipanggil mengikuti training camp Timnas U-17 Indonesia sejak 2 Juni lalu.

Hingga akhirnya, cuma 14 nama diumumkan membela Merah-Putih, empat di antaranya asal Sulsel.

“Skuad akhir 14, alhamdulillah empat kita (asal Sulsel) yang dipanggil TC semuanya lolos dan berangkat ke Spanyol,” ungkapnya saat dihubungi Tribun-Timur.com melalui telepon, Sabtu (20/6/2026).

Nursalam menuturkan, awalnya Rafa, Zahi, Rival dan Niant mengikuti seleksi terbuka tingkat provinsi yang diikuti 600 peserta.

Dari 600 peserta tersebut, ada 50 pemain dipilih. Mereka kemudian seleksi lagi di Kota Makassar dipantau langsung Pelatih Timnas U-17 Indonesia Amril Daulay.

Selanjutnya, dari 50 nama mengerucut menjadi enam saja.

Enam pemain ini lalu mengikuti seleksi se-Indonesia yang diikuti 29.

Namun, gugur dua, sehingga hanya empat pemain asal Sulsel mengikuti TC Timnas U-17 Indonesia bersama 15 pemain lainnya.

Skuad final Timnas U-17 Indonesia terbentuk berisi 14 pemain, didominasi oleh Sulsel.

Nursalam mengatakan, empat pemain perkuat Timnas U-17 Indonesia ini buah hasil pembinaan yang berjalan di Sulsel.

Turnamen futsal antar SMA banyak dan berjalan lancar. Sekolah pun melibatkan pelatih berlisensi

“Banyak kompetisi antara  SMA dan sekolah masing-masing sudah melibatkan pelatih berlisensi. Jadi, latihan mereka di sekolah sudah mendapatkan materi futsal modern,” tuturnya.

Bahkan, sebelum seleksi pelatih lokal dilibatkan untuk memberikan pemahaman kepada pemain.

Tujuannya, agar mereka punya gambaran materi, sehingga lebih siap ketika seleksi dilaksanakan.

“Dengan pelatih berlisensi dilibatkan, tingkat pemahaman pemain dalam menerima materi lebih mudah,” ujar Nursalam.

Nursalam pun tak memberikan target harus berprestasi kepada empat anak Sulsel yang bakal mengharumkan Indonesia di kancah futsal dunia.

Pasalnya, lawan dihadapi tidak mudah. Ada Spanyol dan Brasil yang merupakan peringkat teratas di rangking FIFA.

Terpenting baginya, keempatnya bisa menimbah ilmu banyak dan membentuk mental bertanding mereka.

Apalagi, mereka bisa dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

“Kita harap mereka bisa menimba ilmu dengan baik di sana, sehingga mental bertandingnya bisa ditularkan ke teman-teman nanti di Sulsel. Apalagi, usia mereka akan menghadapi PON,” ucapnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.