Awal Mula 2 Pemuda Ditemukan Tewas di Selokan Bekasi, 4 Remaja Diamankan Polisi
Khistian Tauqid June 21, 2026 12:07 PM

TRIBUNBATAM.id - Kasus penemuan dua jasad pemuda di dalam selokan Jalan Raya Mustikajaya, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (19/6/2026) dini hari, terus bergulir. 

Polisi kini tengah mendalami dugaan adanya aksi penyerangan setelah para korban mengalami kecelakaan.

Dua korban tewas diketahui berinisial D (17) dan K (19). Sementara itu, satu remaja lain berinisial MIA (18) berhasil selamat namun harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka berat.

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan empat remaja yang diduga kuat terlibat dalam peristiwa berdarah tersebut.

Berdasarkan bukti rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian, peristiwa tragis ini bermula saat ketiga korban berboncengan menggunakan satu sepeda motor.

Rian (36), seorang petugas keamanan setempat, membeberkan bahwa motor yang ditumpangi para korban sempat menghantam pembatas jalan sebelum akhirnya terperosok.

"Kalau dilihat dari CCTV, motornya sempat kayak loncat dulu gitu, terus jatuh lagi, nyeburnya ke got," kata Rian saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (20/6/2026).

Keterangan saksi mata ini selaras dengan hasil penyelidikan sementara dari pihak kepolisian. 

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, membenarkan adanya indikasi kecelakaan tunggal sebelum para korban ditemukan meninggal dunia.

"Awalnya mereka menabrak trotoar terlebih dahulu, kemudian terjatuh. Setelah itu ada pelaku yang menghampiri terus kemudian korban meninggal," ujar Kusumo.

Kusumo menambahkan, Polres Metro Bekasi Kota menerima laporan warga terkait penemuan jasad tersebut sekitar pukul 03.00 WIB hingga 04.00 WIB. 

Petugas pun langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk mengevakuasi korban.

PEMBUNUHAN KEJI - Penampakan selokan tempat ditemukannya kedua pemuda yang tewas dan diduga sebagai korban tawuran di Jalan Raya Mustikajaya, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Sabtu (20/6/2026).
PEMBUNUHAN KEJI - Penampakan selokan tempat ditemukannya kedua pemuda yang tewas dan diduga sebagai korban tawuran di Jalan Raya Mustikajaya, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Sabtu (20/6/2026). (kompas.com)

Baca juga: Bus Terguling di Pantai Melur Batam, 1 Korban Terjepit Dinyatakan Tewas, Berikut Identitasnya

Muncul Dugaan Penyerangan dan Motif Tawuran

Misteri kematian dua pemuda ini kian terang setelah rekaman CCTV memperlihatkan kehadiran sekelompok orang tak dikenal sesaat setelah motor korban terjatuh ke selokan. 

Menurut Rian, kelompok tersebut datang beramai-ramai dengan membawa senjata tajam.

"Setelah jatuh kemudian ada penyerangan," kata Rian.

Rian memperkirakan ada sekitar enam sepeda motor yang mendatangi korban. 

Ia juga mencurigai bahwa sepeda motor milik korban telah dibawa kabur oleh para pelaku setelah aksi penyerangan terjadi.

Tak hanya itu, isu mengenai aksi tawuran juga mencuat. Dugaan ini diperkuat oleh pengakuan dari korban selamat yang sempat didengar oleh warga sekitar.

"Ya itu, tawuran. Korban yang selamat juga bilangnya itu (tawuran)," tambah Rian.

Meski demikian, pihak kepolisian belum mau terburu-buru menyimpulkan motif tawuran dalam kasus ini.

"Masih kami selidiki ya. Ini tidak ada yang melihat terjadinya aksi tawuran di situ, tapi gejalanya ya ke penganiayaan," tegas Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Polisi Tangkap 4 Remaja dan Amankan Sepeda Motor Korban

Penyidikan intensif terus dilakukan oleh Polres Metro Bekasi Kota.

Polisi bergerak cepat memeriksa sejumlah saksi dan berhasil mengamankan beberapa barang bukti penting, termasuk kendaraan milik korban yang sempat hilang.

"Motor korban sudah kami amankan," ungkap Kusumo.

Guna memastikan penyebab utama kematian, jenazah D dan K telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses autopsi.

Di sisi lain, polisi juga mengonfirmasi telah menangkap empat orang terduga pelaku.

"Semuanya remaja," jelas Kusumo mengenai identitas para pelaku yang diamankan.

Saat ini, pihak penyidik masih mendalami peran serta motif dari masing-masing remaja yang ditangkap tersebut. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono.

"Untuk motif perkaranya masih kami dalami," pungkas Suparyono.

Proses pengembangan kasus masih berjalan, dan pihak kepolisian berjanji akan mengusut tuntas peristiwa yang menggegerkan warga Mustikajaya Bekasi ini.

(TribunBatam.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.