BANJARMASINPOST.CO.ID - Tiba-tiba pengusaha Giorgio Antonio memberi peringatan pada penyanyi Sarwendah yang terekam masih menyindir presenter Ruben Onsu terkait nafkah Rp200 juta.
Memang, Sarwendah kerap jadi sorotan lewat ucapan serta tingkah lakunya. Apalagi dikaitkan dengan Ruben Onsu, mantan suaminya.
Mengingat, Sarwendah kini tengah terlibat konflik dengan Ruben, setelah sang presenter menghentikan nafkah anak Rp225 juta sebulan imbas kesulitan bertemu anak-anaknya.
Akibatnya, Sarwendah sempat jadi bulan-bulanan warganet karena dinilai menghalangi Ruben bertemu anak.
Sampai ia pun kesal, hingga terucap soal tak butuh uang Rp200 juta dari Ruben, dalam siaran live.
Baru-baru ini, ibu tiga anak ini sempat kembali melakukan live jualan di TikTok @sarwendahofficial. Videonya diunggah ulang oleh sebuah akun @icadmoment_, dikutip Minggu (21/6/2026).
Baca juga: Klaim Pihak Sarwendah soal Kepemilikan Rumah Mewah Dijawab, Pengacara Ruben Onsu Dibuat Heran
Dalam potongan video tersebut, wanita yang kini tengah berpacaran dengan Giorgio Antonio itu, kembali menyindir soal nafkah Rp200 juta.
Tengah live jualan dengan sang kekasih, Sarwendah dapat teguran langsung dari Gio, sapaan akrab Giorgio Antonio.
"Sayang pengen makan itu deh, Oister," ucap Sarwendah ke Gio saat memulai obrolan.
"Oister mah nggak bisa dikirim lah say. Amis lah," balas Gio.
"Tapi pengen makan yang di Singapur deh. Yuk PP yuk Singapur," ucap Sarwendah sembari menengok ke arah karyawan di sebelahnya.
"PP ke Singapura cuma buat makan Oister. Sayang tahu bund duitnya," reaksi seorang karyawan yang lain.
"Nggak lah Rp200 juta kan?" celetuk Sarwendah diduga ingin menyindir nafkah dari Ruben.
Mendengar jawaban dari kekasihnya, Gio pun nampak memberikan tatapan tajam ke wanita yang baru dipacarinya sejak setahun lalu itu.
Ia pun sempat menyenggol lengan Sarwendah solah memberikan peringatan tegas.
Lalu dengan suara berbisik, pria kelahiran 21 Desember 1993 ini dan memberi peringatan pada Sarwendah untuk berhenti menyindir.
"Jangan main-main dah," ucap Gio sinis.
Di tengah memanaskan konflik dengan Ruben, kondisi Sarwendah kini diungkap oleh kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu.
Sarwendah disebut Chris kini dalam kondisi baik dan tetap fokus pada perkembangan anak-anaknya.
"Klien kami dalam semua permasalahannya hanya fokus satu, yaitu anak," ungkap Chris, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (21/6/2026).
"Kondisi klien kami baik-baik saja, dan fokus untuk membahagiakan anak," imbuh Chris.
Kliennya saat ini tetap mencoba menjadi figur ibu yang baik untuk anak-anaknya.
Terkait rencana Ruben yang akan menggugat hak asuh anak, pihak Sarwendah siap untuk menghadapinya.
Chris berharap adanya langkah hukum tersebut nantinya juga bisa menyelesaikan masalah yang ada.
"Itu hal yang kami tunggu-tunggu, bukan kami menantang. Di situ lah sebenarnya penyelesaian itu harus dilakukan."
"Kita uji semua di persidangan terkait hak asuh anak. Dan kami juga memiliki hak untuk menyampaikan semua bukti-bukti yang kami punya," tuturnya.
Sebelumnya, pihak Ruben Onsu merinci daftar nafkah Ruben Onsu yang selama ini diminta Sarwendah.
Dikabarkan, sejak bercerai pada 24 September 2024, Ruben mengaku kesulitan bertemu anak.
Padahal diakui sang presenter dirinya selalu rutin membayar biaya nafkah anak ratusan juta sesuai dengan kesepakatan.
Nyatanya, Sarwendah terus menunda keinginan Ruben untuk bertemu anak, hingga akhirnya pria 42 tahun itu mulai protes dan memberhentikan membayar kewajiban dari akhir 2025.
Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang akhirnya membongkar rincian nafkah anak yang dibebankan ke Ruben.
Nah, pihaknya merasa ada beberapa nafkah yang memang wajar dibayarkan Ruben. Seperti uang gedung sekolah untuk kedua putrinya, lalu ada uang pokok kebutuhan untuk anak-anaknya
Namun, Minola merasa pada poin-poin lain yang dinilai janggal.
Menurutnya, pembayaran kebutuhan tersebut tidak seharusnya dibayarkan oleh Ruben, apalagi kini status mereka sudah mantan suami istri.
Minola merasa uang kebutuhan untuk hewan peliharaan anjing dan sarang burung, membayar gaji asisten rumah tangga, driver, hingga uang kebersihan dan listrik rumah tidak seharusnya ditanggung oleh Ruben.
"Menurut kami ada yang memang sesuatu hal yang wajar seperti uang gedung, uang pokok anak," jelas Minola, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (10/6/2026).
"Lalu ada uang sarang burung, ada laundry, gaji driver, uang doggy, ada kebutuhan buah, uang kebersihan. Ini sebenarnya gaji para pekerja. Ini yang ditangung Ruben bukan uang nafkah anak. Padahal yang seharusnya menjadi tanggung jawab Ruben kan anak."
Selama ini Ruben disebut tidak pernah protes dengan biaya nafkah yang dibebankan padanya.
Namun mirisnya meski semua kebutuhan dibayar Ruben, ia tetap tidak bisa bertemu anak-anaknya.
"Ini sama seperti kebutuhan rumah tangga yang belum bercerai. Itu pun Ruben tidak mengeluh. Tapi apakah Ruben bisa bertemu dengan anaknya? Tidak."
Jadi kalau misal saat ini Ruben masih menunda membayar kewajiban yang tidak seharusnya dibebankan ke Ruben itu, ya wajar saja. Dia berpikir 'saya dimintai bayar kewajiban untuk anak, tapi anaknya mana?'. Komunikasi aja susah," ucapnya.
Sampai akhirnya, hal itu menjadi alasan Ruben menunda sementara kewajiban membayar biaya nafkah anaknya sampai semua masalah diselesaikan secara baik-baik.
Pun dirinya bisa mendapatkan hak untuk bertemu dua putrinya, yang sudah lama tinggal berpisah.
"Ini yang membuat Ruben berpikir untuk tunda pembayaran nafkah, karena semuanya harus beres dulu,' tutup Minola.
Saat memberikan penjelasan soal nafkah anak, Minola sekaligus menunjukkan bukti tangkapan layar rincian yang telah dibuat oleh Sarwendah lewat pesan WhatsApp.
Berikut detail rincian uang nafkah anak yang dibebankan kepada Ruben, kali ini totalnya mencapai Rp243 jutaan.
- Uang gedung tahunan sekolah P5 Thalia Rp17.050.000
- Uang gedung tahunan sekolah P1 Thania Rp16.500.000
- (kebutuhan) anak 3 pokok dll Rp Rp70 juta
- Sarang burung Rp9,3 juta
- Laundry Rp3 juta
- Listrik dibagi dua ya Rp 13,1 juta
- Driver Rp7.350.000
- KK Anak 3 dll sudah dibagi 30 persen Rp 27.380.000
- Doggy Rp 9,5 juta
- Buah Rp 7,8 juta
- Cimb asuransi Rp3,7 juta
- Kebersihan Rp 5,2 juta
- Gaji Mbak (ART) 1 Rp 2.500.000
- Gaji Mbak (ART) 2 Rp 2.500.000
- Gaji Mbak (ART) 3 Rp 2.500.000
- Gaji Suster Rp3.000.000
- Gaji Sus Rp3.850.000
- Driver anak 1 Rp8 juta
- Les Piano Rp5 juta (2 bulan)
- Bimble Rp4.600.000
- Balet Rp 22.050.000
(Thania ada lomba jadi agak mahal yang ini dan ada privat untuk 2 anak)
Total: Rp 243.880.000
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)