Intip keindahan Mata Air Tampuro di Sanggar, Bima, NTB, surga ssri di kaki Tambora
TRIBUNSTYLE.COM – Mata Air Tampuro yang berada di Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dapat menjadi opsi destinasi ideal untuk menghabiskan waktu libur akhir pekan ini.
Berada tepat di bawah kaki Gunung Tambora yang megah, tempat pemandian alam ini bukan sekadar menyajikan panorama memukau, melainkan juga memuat nilai historis sebagai lokasi pemandian para raja pada zaman dahulu.
Baca juga: Surga Tersembunyi di Lombok Tengah NTB, Desa Pajangan Tawarkan Homestay Murah Berstandar Dunia!
Destinasi yang terletak di Desa Piong ini menyuguhkan sensasi berlibur yang berbeda dibandingkan tempat wisata alam pada umumnya. Kecerlangan airnya yang dingin memikat, dipadukan dengan lingkungan sekitar yang masih terjaga keasriannya, dijamin akan membuat para pelancong betah menghabiskan waktu di sana.
Hanya selangkah dari area mata air, wisatawan juga bisa menikmati keindahan pantai berpasir hitam yang eksotis, yang menjadi nilai tambah bagi kawasan wisata ini.
Saat ini, manajemen di area wisata tersebut semakin optimal berkat pengelolaan dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tampuro Jaya. Penataan lingkungan kini tampil lebih rapi, sarana penunjang kian memadai, dan kabar baiknya, para pelancong sekarang diperbolehkan untuk bermalam di sekitar mata air!
Menurut Agus, salah satu anggota Pokdarwis Tampuro Jaya, kini tersedia area camping ground lengkap dengan perlengkapannya.
Para pengunjung tidak usah repot-repot menjinjing tenda ataupun perkakas dapur dari rumah. Pihak Pokdarwis telah mengondisikan persewaan tenda, alas tidur, hingga peranti memasak dengan tarif yang ramah di dompet.
Sewa tenda: Rp50.000
Sewa matras: Rp20.000
Tiket masuk: Rp5.000 (dewasa), Rp2.000 (anak-anak)
Di samping itu, Pokdarwis juga menjajakan aneka hidangan kuliner khas daerah setempat untuk memanjakan lidah pengunjung. Pelayanan ini beroperasi penuh selama 24 jam demi menggaransi kenyamanan Anda sepanjang masa liburan.
Baca juga: Eksotis! Gili Kapal di Lombok Timur NTB, Pulau yang Muncul dan Tenggelam di Laut
Akses menuju ke Mata Air Tampuro dapat ditempuh menggunakan beraneka macam kendaraan. Kondisi jalanan yang telah dibenahi sangat mempermudah mobilitas pelancong, baik yang datang dari arah Dompu maupun Bima.
Jika berangkat dari pusat Kabupaten Dompu, waktu perjalanan yang dibutuhkan hanya berkisar 1,5 jam.
Namun, jika meluncur dari pusat Kabupaten Bima, durasi perjalanannya memakan waktu lebih panjang. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menyusun jadwal keberangkatan dengan matang, terlebih jika berniat melewatkan malam dan memburu pemandangan matahari terbit di alam bebas.
(TribunLombok.com/TribunStyle.com/Naja Taqiyyuddin)