Hasil Imbang Bikin Panas, De la Fuente Tantang Spanyol Jawab Keraguan di Laga Kedua Piala Dunia 2026
Drajat Sugiri June 21, 2026 05:30 PM

TRIBUNNEWS.COM - Hasil imbang tanpa gol yang diraih Spanyol pada laga pembuka fase grup Piala Dunia 2026 langsung memunculkan sorotan tajam terhadap performa tim asuhan Luis de la Fuente yang dinilai belum mampu menunjukkan kapasitas sebagai kandidat juara.

Spanyol yang menghadapi Tanjung Verde di laga perdana Grup H justru kesulitan menembus pertahanan rapat lawan meski lebih dominan dalam penguasaan bola, sehingga harus puas membawa pulang satu poin dari pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.

Hasil tersebut membuat tekanan publik meningkat karena Spanyol dituntut segera merespons pada laga berikutnya melawan Arab Saudi agar tidak kehilangan momentum di fase grup yang masih sangat terbuka.

Regine Deanaendra dalam Podcast Super Taktik Tribunnews Solo di Karanganyar, Jawa Tengah, menilai bahwa Spanyol belum mampu membuktikan statusnya sebagai kandidat juara dunia.

"Pengennya Spanyol bisa ya (membuktikan jadi kandidat juara dunia), tapi lihat kemarin di laga pertama fase grup belum bisa membuktikan," katanya dalam podcast "SUPER TAKTIK: Membaca Piala Dunia 2026 Lewat Kacamata Wanita"

lihat foto
PAWAI BOLA - Sejumlah pemuda fans timnas Spanyol saat ditemui TribunAmbon.com di SPBU Pohon Pule usai pawai membawa bendera seukuran 5 meter mengelilingi pusat Kota Ambon, Selasa (16/6/2026).

De la Fuente: Spanyol Fokus Bangkit Lawan Arab Saudi

Laporan The Straits Times menyebut Spanyol mendapat sorotan tajam setelah gagal mencetak gol pada laga pembuka Piala Dunia 2026.

Pelatih Luis de la Fuente menegaskan bahwa timnya tidak panik menghadapi kritik dan justru menjadikan tekanan eksternal sebagai dorongan untuk bangkit.

"Kami hidup di dalam gelembung, tetapi kritik justru memotivasi kami karena kami memiliki pemain-pemain yang sangat kompetitif," ujar De la Fuente.

Ia juga menambahkan bahwa timnya tetap fokus pada persiapan tanpa terlalu larut dalam komentar luar yang berkembang setelah hasil imbang tersebut.

Baca juga: Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi: Kans Lamine Yamal Bawa La Roja Bangkit

"Kami tidak putus asa. Kami termotivasi," tegas De la Fuente.

Pelatih Spanyol itu menjelaskan bahwa seluruh evaluasi sudah dilakukan untuk memperbaiki kesalahan pada laga pertama, terutama terkait efektivitas serangan.

Ia menegaskan bahwa Spanyol tetap berada dalam kondisi siap tempur dan tidak kehilangan arah meski gagal meraih kemenangan di laga pembuka.

Spanyol Didesak Tampil Lebih Tajam

Masih mengutip sumber yang sama, De La Fuente menegaskan bahwa dominasi permainan tidak akan berarti jika timnya tidak mampu lebih klinis dalam penyelesaian akhir di depan gawang.

"Karena gaya kami dan cara kami berkompetisi, banyak tim akan bermain sangat bertahan dengan blok rendah," tutur De la Fuente.

Sang juru taktik mengakui bahwa pada laga pertama Spanyol kurang tajam dan lambat dalam distribusi bola sehingga gagal memaksimalkan peluang yang ada.

Ia menambahkan bahwa Spanyol harus segera memperbaiki aspek kecepatan aliran bola dan ketajaman serangan jika ingin meraih hasil maksimal di laga berikutnya.

Di sisi lain, Arab Saudi datang dengan modal hasil imbang melawan Uruguay sehingga diprediksi kembali bermain disiplin dan menunggu celah serangan Spanyol.

Situasi tersebut membuat laga kedua Grup H menjadi sangat penting karena Spanyol membutuhkan kemenangan untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus menjaga peluang lolos fase berikutnya.

Pelatih Spanyol itu juga menyoroti kondisi Lamine Yamal yang baru kembali bermain setelah absen sejak April dan masih dalam proses pengaturan menit bermain.

"Dia sudah merasa baik, itu kabar terbaik. Kita akan lihat berapa menit dia bisa bermain," katanya.

Ia menutup dengan harapan sederhana agar Spanyol bisa bangkit dengan kemenangan sekaligus menjaga kondisi skuad tetap bebas dari cedera.

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.