4.000 Buruh Pabrik Pemasok Nike di Bandung Terancam PHK, Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi
Mursal Ismail June 21, 2026 06:36 PM

SERAMBINEWS.COM - Ancaman Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK terhadap 4.000 buruh PT Feng Tay muncul akibat belum adanya kepastian pesanan produksi baru dari Nike. 

Saat ini, para pekerja tersebut telah dirumahkan sambil menunggu perkembangan order berikutnya.

Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah karena berpotensi berdampak pada ribuan keluarga pekerja.

Said Iqbal menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk mencari solusi yang memungkinkan pekerja tetap bekerja.

Pemerintah juga mendorong serikat buruh untuk berkomunikasi dengan Nike agar pesanan produksi tidak berkurang.

Selain itu, jalur komunikasi internasional melalui organisasi buruh dunia akan dimanfaatkan untuk mendukung upaya tersebut.

Baca juga: Danantara Pangkas BUMN dari 1.077 Menjadi 200-300 Entitas, Prabowo Tegaskan Tak Ada PHK

Usulan relaksasi pajak bagi PT Feng Tay juga dipertimbangkan guna menekan biaya produksi perusahaan.

Berbagai langkah mitigasi tersebut diharapkan mampu mencegah terjadinya PHK massal dan menjaga keberlangsungan lapangan kerja.

Sebanyak 4.000 buruh PT Feng Tay, produsen sepatu olahraga yang memasok Nike di Bandung, Jawa Barat, terancam pemutusan hubungan kerja (PHK).

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengaku mendapatkan informasi tersebut dari serikat pekerja.

“Ada potensi ancaman PHK 4.000 karyawan. Baru potensi ya ancaman PHK 4.000 karyawan,” kata Said dalam konferensi pers daring, Minggu (21/6/2026).

Said mengatakan, berdasarkan informasi sementara, pabrik tersebut mempekerjakan sekitar 14.000 karyawan. Dari jumlah itu, sebanyak 4.000 karyawan disebut sudah dirumahkan.

Baca juga: PHK Marak Dimana-mana, Sistem Ekonomi Islam Beri Solusi Cerdas Soal Ketenagakerjaan

Informasi yang pihaknya terima menyebut, proses produksi sepatu Nike di PT Feng Tay sudah selesai dan perusahaan masih menunggu pesanan produksi berikutnya.

“Ini belum ada kepastian sehingga 4.000 karyawan yang orderannya sudah selesai memproduksi sepatu Nike ini dirumahkan,” ujar Said.

Untuk memitigasi PHK ribuan buruh itu, pihaknya bakal berkomunikasi dengan PT Feng Tay terkait bantuan yang bisa diberikan pemerintah.

Sebab, pemerintah tidak bisa bernegosiasi secara langsung dengan PT Nike selaku buyer.

“Kalau order tentu pemerintah tidak punya kewenangan untuk bernegosiasi dengan buyer-nya, PT Nike,” tutur Said.

Selain itu, pemerintah juga akan mendorong serikat buruh di Tanah Air untuk bersurat ke PT Nike agar kembali memesan produksi sepatu PT Feng Tay.

Baca juga: 13 Perusahaan Global PHK Ribuan Karyawan, AI Dinilai Ubah Peta Dunia Kerja

Menurutnya, upaya itu bisa ditempuh untuk mencegah PHK 4.000 buruh di PT Feng Tay.

“Saya punya jalur tentu untuk itu agar memperpanjang pekerjaan, ordernya ditambah,” kata Said.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) itu juga mengaku memiliki jalur komunikasi dengan PT Nike melalui organisasi serikat buruh dunia.

“Kita akan meyakinkan PT Nike ordernya jangan dikurangi, harus kalau bisa tetap diperpanjang, karena kan bagus perusahaannya. Itu mitigasi kedua agar tidak terjadi yang dirumahkan 4.000 orang ini di-PHK,” ucap Said.

Ia juga bakal melaporkan ancaman PHK di PT Feng Tay kepada Presiden Prabowo Subianto dengan tembusan kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Pihaknya bakal mengusulkan PT Feng Tay mendapatkan relaksasi pajak sehingga beban biaya produksi lebih ringan.

Baca juga: ChatGPT Dituding Jadi Pemicu Gelombang PHK, Bos OpenAI Janji AI Takkan Gantikan Manusia

“Misal pajaknya ada relaksasi, ongkos produksi turun, kan yang 4.000 karyawan ini bisa kerja. Nah, itu namanya mitigasi,” tutur Said. (*)

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/06/21/133908926/said-iqbal-4000-buruh-pabrik-pemasok-nike-di-bandung-terancam-phk

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.