Lepas 79 Siswa, SDI KHA Wahid Hasyim Bangil Bekali Ilmu dan Akhlakul Karimah
Luky Setiyawan June 21, 2026 07:57 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan – Sebanyak 79 siswa kelas VI SD Islam KHA Wahid Hasyim Bangil mengikuti Tasyakuran Kelulusan dan Pelepasan Peserta Didik Tahun Pelajaran 2025/2026. 

Momen penuh haru dan kebanggaan itu menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan dasar para siswa sekaligus langkah awal menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Acara yang dihadiri pengurus yayasan, dewan guru, wali murid, dan para siswa tersebut berlangsung khidmat. 

Tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, kegiatan itu juga menjadi refleksi atas proses pendidikan yang selama enam tahun telah membentuk karakter dan kepribadian para peserta didik.

Baca juga: Awal Positif Pasuruan United di Babak 16 Besar Liga 4 Nasional, Bekuk Persepam dengan Skor 2-0

Ketua Dewan Pembina Yayasan Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim Bangil KH Ahmad Wildan Amrullah menegaskan, pendidikan yang diterapkan di SDI KHA Wahid Hasyim tidak semata berorientasi pada capaian akademik. 

Sekolah juga berkomitmen menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan.

Menurutnya, berbagai kegiatan pembiasaan seperti istighotsah, salat dhuha berjamaah, pembelajaran keagamaan, serta penanaman adab kepada guru dan orang tua menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan di sekolah.

“Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan memiliki akhlak yang baik. Ilmu yang dimiliki harus dibarengi dengan adab dan karakter yang mulia,” ujar Gus Wildan, sapaannya.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo perwakilan wali murid kelas 6 mengapresiasi seluruh pengasuh, kepala sekolah, dan dewan guru yang telah mendidik para siswa dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

Mas Rusdi, sapaannya mengucapkan terima kasih atas dedikasi para tenaga pendidik yang telah membimbing putra-putri mereka sejak pertama kali memasuki bangku sekolah hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dasar.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pengasuh dan dewan guru SD Islam KHA Wahid Hasyim Bangil yang selama ini dengan sabar dan ikhlas mendidik anak-anak kami dari kelas satu hingga lulus pada hari ini,” katanya.

Kepada para siswa yang telah dinyatakan lulus, ia berpesan agar tetap menjaga hubungan baik dengan almamater dan para guru yang telah berjasa memberikan ilmu pengetahuan maupun pendidikan karakter.

Menurutnya, keberhasilan yang diraih saat ini tidak terlepas dari doa orang tua serta ketulusan para guru dalam mendidik dan membimbing selama bertahun-tahun.

“Jika bertemu pengasuh, kepala sekolah maupun guru, teruslah bertegur sapa dan hormati mereka. Jaga adab, tetap rendah hati, dan jangan pernah melupakan jasa para guru yang telah mengantarkan kalian sampai di titik ini,” pesannya.

Mas Rusdi juga berharap Yayasan Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim Bangil terus berkembang dan semakin berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.

“Semoga Yayasan Pondok Pesantren dan SD Islam KHA Wahid Hasyim Bangil semakin maju serta terus menjadi bagian penting dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia,” tuturnya.

Di akhir kegiatan, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta didik kelas VI yang telah menyelesaikan masa belajar mereka dengan baik. 

Mas Rusdi keberhasilan tersebut menjadi awal dari perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih gemilang.

“Selamat kepada seluruh siswa yang hari ini dinyatakan lulus. Terima kasih kepada para guru dan orang tua yang telah mendampingi setiap langkah mereka. Semoga keberhasilan hari ini menjadi awal dari masa depan yang lebih cerah, penuh prestasi, dan keberkahan,” pungkasnya.

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.