Perempuan Berdiri di Atas Jembatan di Buleleng Dilaporkan, NSM Selamat Setelah Nyaris Akhiri Hidup
Ida Ayu Suryantini Putri June 21, 2026 09:03 PM

 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Diduga memiliki masalah pribadi terkait percintaan, seorang remaja berinisial NSM nyaris mengakhiri hidup di Jembatan Shortcut Singaraja - Mengwitani Titik 8, Kabupaten Buleleng, Sabtu (20/6/2026) malam.

Beruntung, aksi perempuan 19 tahun itu lebih dulu diketahui petugas kepolisian sehingga berhasil digagalkan.

NSM, warga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, diamankan aparat Polsek Sukasada setelah menerima laporan adanya seorang perempuan yang berdiri sendiri di atas jembatan tersebut.

Baca juga: Jangkau Lansia hingga Keluarga Miskin, Pemkab Buleleng Andalkan Sinergi dengan Komunitas Sosial

Kapolsek Sukasada, Kompol I Wayan Sukarita menjelaskan, laporan awal diterima dari seorang pengguna jalan yang melintas menuju arah Kota Denpasar sekitar pukul 22.35 Wita saat Tim Patroli Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Sukasada sedang melakukan patroli di kawasan Shortcut 5–6.

"Anggota kemudian bergerak ke lokasi dan menemukan seorang perempuan sesuai dengan ciri-ciri yang dilaporkan berada di area Shortcut 8," ujar Kompol Sukarita, Minggu (21/6/2026).

Petugas kemudian melakukan pendekatan secara humanis dan dialogis untuk memastikan kondisi yang bersangkutan serta menenangkan situasi di lokasi.

Dari hasil komunikasi awal, NSM mengaku sedang mengalami permasalahan pribadi dengan kekasihnya sehingga berada seorang diri di lokasi tersebut.

Baca juga: Bupati Buleleng Gelar Nobar dan Jagokan Timnas Belanda, Ini Jadwal ‘The Oranje’ di Piala Dunia 2026

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta demi keselamatan yang bersangkutan, petugas kemudian membawa NSM ke Polsek Sukasada guna mendapatkan pendampingan lebih lanjut.

Pihak kepolisian juga segera menghubungi keluarga korban.

Tidak lama berselang, pihak keluarga datang ke Polsek Sukasada untuk menjemput NSM.

Setelah dilakukan koordinasi dan dipastikan dalam kondisi sehat, NSM kemudian diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk mendapatkan pendampingan.

Kapolsek Sukasada mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila menemukan seseorang yang berada dalam situasi berisiko atau membutuhkan pertolongan.

"Kami mengapresiasi peran masyarakat yang cepat memberikan informasi. Ini sangat membantu dalam pencegahan hal-hal yang tidak diinginkan," katanya. (*)

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.