TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Baru-baru ini heboh beredar konten yang berisi narasi rekening bisa langsung ludes saat scan QR menu di restoran.
Narasi ini pun membuat para pengguna QR terkejut karena ini merupakan cara praktis yang cukup sering dilakukan di zaman sekarang.
Bahkan dalam narasi di media sosial, netizen diajak tak usah lagi pakai scan QR untuk menu di restoran.
"HATI-HATI SAJA. Mending kalo ke resto gak usah pakai scan-scan gitu, minta buku menu aja. Klo gak ada buku menu dan terpaksa harus scan, minta pelayannya scan pakai hp dia," tulis salah satu akun di X.
Hal ini dijelaskan oleh pakar siber apa yang sebenarnya terjadi.
Ternyata penipuan dengan QR palsu memang ada, tapi tidak sampai membuat isi rekening ludes, kecuali di beberapa kondisi tertentu.
Pakar Keamanan Siber dari Vaksin.com, Alfons Tanujaya menjelaskan di akun media sosialnya ada misleading dengan narasi yang heboh i media sosial soal QR tersebut.
"Scan QR menu restoran rekening langsung nol misleading atau menakut-nakuti," kata Alfons.
Menurut Alfons hal ini bisa menakuti-nakuti pengguna QR yang sebenarnya merupakan teknologi yang aman.
“Rekening langsung nol bukan otomatis. Transaksi bank butuh OTP, penjahat tetap perlu OTP-mu," katanya.
"Ada limit transaksi harian dan notifikasi real-time, dan mobile banking pakai 2FA / biometrik," kata Alfons.
Namun yang benar, kata dia, adalah phishing lewat QR.
QR bisa jadi pintu masuk ke halaman situs palsu yang mirip aslinya.
Sehingga kalau ada stiker QR menempel di atas QR lain patut dicurigai.
Sehingga ketika QR menu resto ternyata masuk ke situs yang meminta username dan password bank, maka itu phising yang mengancam isi rekening.
"Bahayanya bukan scan QR-nya. Bahayanya saat kamu memasukan kredential bank di halaman yang tak dikenal," katanya.
"Menu restoran tidak pernah butuh username atau PIN bank kamu," kata Alfons.
Tips scan QR dengan aman
Alfons memaparkan cara-cara agar scan QR tetap aman: