Sigi (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebutkan pihaknya segera membuat saluran air pada kubangan di hulu sungai Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) pascagempa bumi di daerah tersebut.
"Jadi langkah antisipasi yang dilakukan segera dengan mengirimkan drone untuk melihat secara langsung lokasi kubangan di atas, tentunya sama seperti di wilayah bencana lainnya maka kita akan buatkan saluran air," kata Dody saat mengunjungi lokasi gempa bumi di Sigi, Sulteng, Minggu.
Ia mengemukakan terdapat sejumlah kubangan di wilayah tersebut yang berpotensi terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.
"Ternyata di atas ada kubangan, apabila terjadi hujan terus-menerus maka dikhawatirkan terjadi longsor dan bencana lainnya," ucapnya.
Ia menuturkan saat ini titik-titik bencana di Kabupaten Sigi sudah ditangani dengan cepat sehingga Kementerian Pekerjaan Umum terus memberikan dukungan kepada Pemkab Sigi dan Pemprov Sulteng.
"Saya sudah instruksikan tim balai Kementerian PU memitigasi agar tidak terjadi bencana lebih parah di Kabupaten Sigi. Kalau ada potensi bahaya, kita harus datangi, cek, dan antisipasi. Kita tidak mau menyesal karena sesuatu yang sebenarnya bisa dicegah," katanya.
Menurut dia, perbaikan jembatan yang rusak akibat gempa bumi juga menjadi prioritas Kementerian PU.
"Justru yang menjadi perhatian adalah jembatan serta jalan yang menjadi nadi masyarakat. Tadi saya berdiri di jembatan daerah dan ketika ada motor lewat terasa goyang sehingga saya arahkan agar balai juga segera mengecek keandalan dari jembatan dan jalan di Nokilalaki," kata dia.
Dody menjelaskan jalan yang retak, jembatan yang goyang dan air yang terganggu harus segera ditangani.
"Ini semua menyangkut rasa aman mereka, jadi saya minta tim tidak hanya melihat mana yang rusak, tapi mana yang bisa membuat warga cemas," ujarnya.
Berdasarkan data BPBD Sigi, hingga saat ini jumlah rumah rusak akibat bencana gempa bumi di daerah itu mencapai 2.335 unit terdiri dari 1.955 rumah ringan, 226 rumah rusak sedang, dan 154 rumah rusak berat.
Sementara itu terdapat penambahan total korban dan terdampak sebanyak 8.586 jiwa dengan 2.775 Kepala Keluarga (KK) pada bencana gempa bumi di Kabupaten Sigi dengan rincian 17 korban luka berat dan 108 korban luka ringan, serta tiga warga meninggal dunia.





