Apa Aturan Kartu Kuning di Piala Dunia 2026 dan Kapan Akumulasinya Dihapus?
Dewi Rahayu June 21, 2026 06:18 PM

Dengan pertandingan putaran kedua babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 yang sedang berlangsung, tim-tim mulai mempersiapkan diri untuk babak gugur, di mana Amerika Serikat, Meksiko, dan Jerman sudah memastikan tempat mereka.

Ketiga tim tersebut tentu mempertimbangkan risiko skorsing di babak 32 besar jika ada pemain mereka yang mengumpulkan kartu kuning kedua pada laga terakhir penyisihan grup.

Clint Dempsey menganalisis alasan mengapa beberapa tim mungkin tetap memainkan pemain yang sudah mengantongi satu kartu kuning di pertandingan ketiga, meskipun ada risiko larangan bermain jika mereka menerima kartu kuning lagi.

“Ini berbeda dari Piala Dunia sebelumnya, kali ini jeda istirahat lebih panjang. Pemain inti yang tampil melawan Australia tapi tidak bermain melawan Turki akan memiliki 12 hari tanpa pertandingan,” ujar penyerang Amerika Serikat itu kepada FS1. “Jika kamu Christian Pulisic, itu berarti 18 hari tanpa bermain. Penting bagi Pochettino untuk mengatur hal itu dengan tepat, sejauh ini dia sudah melakukan semuanya dengan baik. Tapi kamu tetap membutuhkan kekompakan terbaik di dalam tim.”

Jadi, apa sebenarnya aturan kartu kuning di Piala Dunia 2026?

Dengan format baru yang menampilkan 48 tim dan adanya babak 32 besar, FIFA menghadapi tantangan baru terkait potensi skorsing akibat akumulasi kartu kuning dan jumlah pertandingan yang lebih banyak, yang meningkatkan risiko absennya pemain kunci selama turnamen.

Untuk mengatasi hal itu, FIFA akan menghapus akumulasi kartu kuning sebanyak dua kali, bukan satu kali seperti sebelumnya. Kartu kuning akan dihapus setelah babak penyisihan grup sebelum dimulainya babak gugur, dan sekali lagi setelah perempat final. Aturan ini bertujuan agar tidak ada pemain yang harus absen di final hanya karena dua kartu kuning yang diterima di pertandingan sebelumnya.

Wasit Felix Zwayer memberikan kartu kuning kepada Folarin Balogun (Reuters).

Namun, jika seorang pemain menerima dua kartu kuning sebelum batas waktu penghapusan tersebut, termasuk dua kartu dalam tiga laga fase grup, maka pemain itu akan otomatis menjalani larangan bermain satu pertandingan.

Situasi ini sudah terjadi pada pemain Afrika Selatan, Teboho Mokoena, yang dipastikan tidak dapat tampil untuk Bafana Bafana pada laga ketiga yang krusial melawan Korea Selatan pada hari Rabu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.