EMP Bentu Fasilitasi Tokoh Adat Langgam Perdalam Pemahaman Migas untuk Dukung Pembangunan Daerah
Muhammad Ridho June 21, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, BUKITTINGGI – Sebanyak 36 tokoh adat Kepenghuluan Besar Kampung Langgam, Kabupaten Pelalawan, mengikuti kegiatan Edukasi Industri Hulu Migas dan Silaturahmi Tokoh Adat yang difasilitasi EMP Bentu Limited di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 19–20 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara pemangku adat, pemerintah, regulator, dan pelaku industri untuk memperkuat pemahaman mengenai peran sektor hulu migas dalam mendukung pembangunan daerah, kesejahteraan masyarakat, serta ketahanan energi nasional.

Para peserta juga melakukan silaturahmi dan dialog kelembagaan dengan Kerapatan Adat Nagari Kamang Mudiak, Kabupaten Agam, guna mempelajari praktik penguatan lembaga adat yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Pemilihan Nagari Kamang Mudiak bukan tanpa alasan. Secara historis dan kultural, masyarakat Langgam memiliki kedekatan dengan nilai-nilai adat Minangkabau yang menjadi salah satu rujukan dalam kehidupan adat setempat.

Karena itu, para tokoh adat memanfaatkan kunjungan tersebut untuk mempelajari praktik penguatan kelembagaan adat yang masih terjaga di Nagari Kamang Mudiak.

Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM Provinsi Riau, Baharufahmi, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa Riau masih menjadi salah satu daerah strategis bagi ketahanan energi nasional. Pada 2025, lifting minyak bumi di Riau mencapai 174.559 barel per hari (BOPD), sementara lifting gas bumi mencapai 74,5 MMSCFD. Selain itu, sekitar 65 persen proyek sumur migas baru nasional atau sebanyak 596 sumur berada di wilayah Riau.

Sementara itu, SKK Migas Sumbagut menyebut dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan investasi dan operasional industri hulu migas. Pada 2026, wilayah Sumatera Bagian Utara menargetkan pengeboran 528 sumur sebagai bagian dari upaya menjaga pasokan energi nasional.

Area Manager EMP Bentu Limited, Dadi Mulyadi, mengatakan keberhasilan industri hulu migas tidak hanya ditentukan oleh teknologi, investasi, dan sumber daya manusia yang andal, tetapi juga dukungan sosial yang kuat dari masyarakat.

“Keberhasilan operasi migas yang berkelanjutan lahir dari sinergi berbagai komponen. Selain teknologi, investasi, dan SDM yang kompeten, kami juga membutuhkan penghormatan terhadap kearifan lokal Melayu, komunikasi yang setara dan harmonis dengan masyarakat, serta dukungan tulus para pemuka adat yang selama ini menjadi penjaga nilai, budaya, dan keharmonisan sosial di wilayah operasi,” ujar Dadi Mulyadi.

Menurut Dadi, hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung kelancaran operasional sekaligus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara bersama. Ia berharap para pemangku adat dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarkan informasi yang benar mengenai industri hulu migas sehingga terbangun pemahaman yang lebih baik tentang peran sektor energi bagi pembangunan daerah.

Perwakilan tokoh adat sekaligus Lurah Langgam bergelar Datuk Setia Amanah Kelurahan Langgam, M. Harlis, menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi para pemangku adat untuk memahami industri yang beroperasi di wilayah mereka sekaligus memperluas wawasan mengenai penguatan kelembagaan adat.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai industri hulu migas sekaligus kesempatan untuk belajar dari pengalaman lembaga adat lain dalam menjaga dan memperkuat peran adat di tengah masyarakat,” kata M. Harlis.

Datuk Penghulu Besar Kampung Langgam, Datuk Nasrullah, menambahkan bahwa pemahaman mengenai industri migas penting dimiliki para pemangku adat agar dapat menjadi jembatan informasi bagi masyarakat.

Menurut Datuk Nasrullah, keberadaan industri migas selama ini telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Langgam, terutama melalui terbukanya peluang kerja bagi masyarakat lokal serta dukungan perusahaan terhadap berbagai program pembangunan daerah. (RLS)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.