Kebakaran Pabrik Mainan di Medan Johor, Banyak Barang Warga Hilang Saat Mengungsi
Tria Rizki June 21, 2026 06:27 PM

Dampak Kebakaran Pabrik Mainan di Medan Johor, Banyak Barang Warga Hilang Saat Mengungsi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kebakaran hebat yang melanda sebuah bangunan pabrik pembuatan mainan di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sabtu (20/6/2026) malam tadi bertahan hingga Minggu (21/6/2026). Amatan www.tribun-medan.com, hingga Minggu siang tampak kepulan asap tebal masih membingung tinggi ke udara. 

Sejak malam tadi, setelah api membesar melalap pabrik tersebut belasan warga yang tinggal tepat di belakang pabrik langsung berhamburan menyelamatkan diri. Tak ingin menjadi korban dampak kebakaran, warga Kelurahan Kedai Durian ini langsung mencari tempat berlindung ke luar gang.

Tak hanya menyelamatkan dirinya, warga yang takut api semakin membesar juga turut menyelamatkan sejumlah barang berharganya. Mulai dari peralatan elektronik, baju, bahkan hingga sembako turut dibawa ke tempat yang lebih aman. 

Namun nahas, di tengah kepanikan warga yang takut api semakin membesar ada sejumlah oknum yang memanfaatkan situasi ini. Dimana, barang berharga milik warga banyak yang hilang saat dibawa ke tempat yang jauh dari pabrik. 

"Sudah langsung dibawa keluar semua lah barang kami, karena sudah panik. Banyak juga barang yang hilang kaya tabung gas sama beras pun hilang," ujar salah satu warga. 

Tak hanya mengalami barang yang hilang, bahkan sejumlah perabotan dan baju warga yang sudah dikeluarkan dari rumah banyak yang rusak. Dimana, karena besarnya kebakaran ini banyak warga dari luar kawasan ini berdatangan untuk melihat langsung kobaran api yang melalap pabrik tersebut. 

"Sampai adik saya pun ngamuk dia, baju mamak kami sampai terinjak-injak. Entah dari mana aja orang itu datang mau lihat kebakarannya," katanya. 

Wanita lainnya, Fajar Sidiq mengaku peristiwa kebakaran yang meludeskan bangunan pabrik pembuatan mainan dari bahan plastik itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB malam tadi. Warga yang sebagian besar tengah bersantai dan melakukan aktivitas biasa di rumah, sontak berhamburan keluar rumah karena besarnya kobarkan api. 

"Lagi di rumah tadi malam, tiba-tiba warga bilang kebakaran. Saya lihat api sudah besar, langsung ngungsi lah," ujar Fajar. 

Akibat kebakaran itu, belasan keluarga mencari tempat berlindung sementara terutama warga yang tinggal tepat di belakang bangunan pabrik tepatnya warga Gang Buntu. Berdasarkan keterangan warga sekitar, setidaknya delapan rumah yang tepat satu dinding dengan pabrik ini.

(mns/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.