Konvoi Suporter Jerman di Sorong: Filosofi Der Panzer Sekali Panas Meruntuhkan Lawan
Intan June 21, 2026 06:38 PM

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Sejumlah suporter Jerman menggelar konvoi akbar di Kota Sorong, usai mengalahkan squad Pantai Gading di Piala Dunia FIFA World Cup 2026.

Diketahui, squad berjuluk Der Panzer tampil mengejutkan di babak kedua, dan muncul sebagai juara mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1 di Grup E Piala Dunia FIFA.

Pantauan TribunSorong.com, puluhan fans Der Panzer mulai bergerak dari Kilometer 10 menuju reklamasi, sekitar pukul 07.15 WIT.

Setibanya di depan Bandara Domine Edward Osok (DEO) Sorong, jalan Basuki Rahmat, suporter bergabung dengan sesama fans Jerman, dan lanjut konvoi menuju Reklamasi.

Tak dengan itu, suporter Der Panzer masih lanjut menggelar konvoi di Kota Sorong, pada pukul 16.00 WIT, Minggu (21/6/2026).

Baca juga: Belanda Hancurkan Swedia 5-1, Pengamat Sorong Prediksi De Oranje Bakal Melaju ke Final

Baca juga: Euforia Piala Dunia dan Fanatisme Suporter Belanda Buat Atmosfer Nobar di Sorong Memanas

Zainudin Narwawan salah satu suporter Der Panzer Sorong Raya merasa bangga, sebab squad Jerman selalu memberi kemenangan.

"Saya sejak awal sempat pesimis, tapi saat masuk babak kedua permainan mulai bagus dan berubah hingga samakan posisi," ujar Zein kepada TribunSorong.com di Sorong.

Menurutnya, squad Jerman setiap masuk ke Piala Dunia FIFA World Cup, tak pernah beri kekecewaan telak pada suporter Der Panzer.

Sekalipun kalah, Der Panzer selalu berdiri dengan kepala tegak, sebab Jerman sering dijuluki kuda hitam yang tak mudah ke lawan.

"Filosofi Der Panzer yakni diibaratkan sebagai mobil tank tempur, lambat panas tapi ketika panas dia selalu runtuhkan lawan," katanya.

Baca juga: Bukan Skuad Biasa, Ini Alasan Wagub Papua Barat Daya Jagokan Maroko di Piala Dunia 2026

"Saya dan suporter lain puas, sebab squad Jerman kelihatan matang dan bisa menang."

Zein berharap, setelah melalui putaran laga grup, nantinya Der Panzer bisa berjumpa dengan tim besar seperti Brasil, Argentina dan Netherland, biar terjadi pembantaian.(tribunsorong.com/safwan ashari)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.