Preview Belgia Vs Iran di Laga Krusial di Grup G, Dejavu Tak Pernah Menang Lawan Tim Eropa
Tiffany Marantika Dewi June 21, 2026 07:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Timnas Belgia diunggulkan untuk meraih kemenangan saat menghadapi Iran pada lanjutan Grup G Piala Dunia 2026.

Tim mereka dijadwalkan berlaga melawan Iran di Stadion Los Angeles, pada Senin, (22/6/26) pukul 02.00 WIB.

Dilansir melalui situs resmi FIFA, Tim Belgia berada di peringkat ke-9, sementara Iran berada di peringkat ke-29.

Sementara peluang kemenangan Iran berada di angka 15,1 persen, di mana kemungkinan hasil imbang mencapai 18,9 persen (19/6/26).

Laga ini menjadi penting bagi kedua tim setelah sama-sama gagal meraih kemenangan pada pertandingan pembuka.

Baca juga: Hasil Akhir Jerman Vs Pantai Gading: Comeback Dramatis Der Panzer, Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026

Belgia sebelumnya bermain imbang dengan skor 1-1 melawan Mesir pada Selasa (16/6/26) lalu.

Tim asuhan Rudi Garcia tersebut sempat tertinggal lebih dulu sebelum berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Di sisi lain, Iran juga harus puas berbagi angka setelah bermain imbang dengan skor 2-2 melawan Selandia Baru di hari yang sama.

Gol Iran pada pertandingan tersebut dicetak oleh Ramin Rezaeian dan Mohammad Mohebi.

Meski belum tampil maksimal pada laga pertama, Belgia tetap dipandang sebagai favorit untuk lolos dari Grup G.

Dikutip oleh Tribunwow.com melalui laman The Analyst, Iran bahkan diprediksi memberikan peluang sebesar 90,3 persen bagi Belgia untuk lolos dari Grup G (20/6/26).

Sementara itu, peluang Iran untuk lolos berada di sekitaran angka 47,6 persen.

Pertandingan ini juga akan menjadi pertemuan pertama antara Belgia dan Iran dalam sepak bola internasional putra.

Baca juga: Hasil Akhir Laga Belgia Vs Mesir: Kado Masam Salah, Lukaku Jadi Jimat hingga Gol Bunuh Diri

Belgia datang dengan modal yang cukup baik setelah tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan terakhir di semua kompetisi musim 2025/2026.

Meski demikian, performa mereka di ajang Piala Dunia masih menjadi perhatian.

Tim asuhan Rudi Garcia tersebut belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir.

Termasuk saat bermain imbang melawan Kroasia pada Piala Dunia 2022, kalah dari Maroko 0-2, dan ditahan Mesir 1-1 pada laga pembuka Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, Iran memiliki rekor yang kurang baik saat menghadapi tim-tim Eropa di ajang Piala Dunia.

Dari 10 pertandingan, Iran hanya mampu meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan menelan tujuh kekalahan.

Kemenangan tunggal tersebut sebelumnya diraih saat menghadapi Wales pada Piala Dunia 2022.

Belgia diperkirakan akan mengandalkan Romelu Lukaku di lini depan dengan dukungan Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, dan Leandro Trossard.

Sementara Iran diprediksi menurunkan Mehdi Taremi dan Sardar Moghanlou untuk memimpin lini serang mereka.

Beri Gairah Tersendiri untuk UMKM Jersey di Solo

SAMBUT PESTA BOLA - Nofi Setiawan penjual jersey negara yang berlaga di Piala Dunia 2026 sedang memamerkan barang dagangannya di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026).
SAMBUT PESTA BOLA - Nofi Setiawan penjual jersey negara yang berlaga di Piala Dunia 2026 sedang memamerkan barang dagangannya di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026). (HO/TribunWow)

Satu di antara pemilik UMKM jersey di Solo bernama NS Jersey yakni Nofi Setiawan, memberikan prediksinya terkait dengan juara dan runner up grup A.

Sebelum berikan prediksinya, Nofi Setiawan menceritakan tentang kisahnya merintis usaha jersey.

Di mana, usaha jersey yang dilakukannya sudah dirintis sejak duduk dibangku SMA.

"Latar belakang usaha ini karena dulu saya sekolah jurusan Pemasaran. Kan ada ujian-ujian praktik, jadi saya memilih untuk menguji bisnis ini dulu waktu sekolah. Kebetulan juga hobi, terus langsung mulai jualan dikit-dikit setelah lulus kuliah sampai sekarang."

"Alhamdulillah sudah menjadi lumayan banyak seperti sekarang. Untuk yang dijual ini ada jersey dewasa dua versi: ada yang biasa (stadium) sama yang player issue. Terus kemudian untuk celana kolor juga ada dan jersey anak-anak juga ada. Nah, mungkin itu prakata dari saya, Mas, mengenai pendirian usahanya," jelas Nofi Setiawan kepada TribunWow.com pada Rabu (10/6/2026).

Mulai ditekuninya usaha tersebut oleh Nofi pasca musibah Covid-19 melanda Indonesia.

"Ya, kalau dirunut sudah lama, mungkin sekitaran tahun 2020 itu masih kayak cuma hobi. Senang asal dapat uang, belum terpikir untuk serius. Tapi setelah ketika ada musibah Covid-Corona itu sampai sekarang, baru kepikiran serius untuk mengurusi bidang ini jadi ditambah semakin banyak sampai saat ini," lanjutnya menceritakan perjuangan awalnya.

Terkait dengan event akbar Piala Dunia 2026 dan animo masyarakat beli jersey, Nofi mengatakan, hal itu bisa dirasakan setelah babak penyisihan grup usai.

SAMBUT PESTA BOLA - Nofi Setiawan penjual jersey negara yang berlaga di Piala Dunia 2026 sedang memamerkan barang dagangannya di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026).
SAMBUT PESTA BOLA - Nofi Setiawan penjual jersey negara yang berlaga di Piala Dunia 2026 sedang memamerkan barang dagangannya di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026). (Tribunwow/Adi Manggala/Adi Manggala Saputro)

"Nah, itu kan mungkin bisa dikatakan menunggu setelah babak penyisihan grup," ujarnya.

Untuk jersey yang paling laku dan banyak dicari menurut Nofi yakni negara Eropa, terutama Jerman dan Prancis.

Selain Jerman dan Prancis, dua negara adidaya di sepak bola asal Amerika Latin, Brasil dan Argentina pun juga banyak diminati.

"Paling laku dan paling dominan tuh sudah pasti kalau Eropa itu ada Jerman sama Prancis. Portugal tuh nomor sekian, karena kalau yang suka Portugal tuh satu faktornya yaitu Ronaldo. Terus yang lainnya tuh paling dominan Argentina dan Brasil, cuma itu. Inggris juga enggak terlalu hype sih, Inggris sama Belanda juga.

Sedangkan untuk jersey Belanda justru banyak dikirim ke Indonesia Timur.

"Kalau Belanda itu seringnya dikirim ke daerah Indonesia Timur, karena di sana kebanyakan keturunan dari Belanda, jadi sering banyak kirim ke sana kalau jersey Belanda," ungkap Nofi.

Lebih lanjut, pria asli Mojosongo, Solo itu berujar jika para pelanggannya itu banyak cari jersey karena 3 dasar.

"Iya, kadang itu dibagi menjadi tiga bagian kalau dari pengalaman saya. Yang pertama dari desain, yang kedua itu sesuai fans-nya dia (ngefans siapa: Ronaldo, Mbappe, atau Messi, itu mengikuti negaranya pasti). Terus yang ketiga, mungkin sesuai budget-nya," jelas Nofi.

Sejak berkecimpung di dunia jual beli jersey bola, menurut Nofi, dirinya terkesan ketika barang yang design lama bisa ikut terjual jika tim yang difavoritkan di Piala Dunia 2026 mampu melaju hingga jauh.

"Buat saya yang paling berkesan itu ketika masih punya stok barang, terus timnya itu bisa melaju sampai jauh. Semisal, saya masih punya Argentina nih kayak 2022 kemarin. Terus ketika dia sampai semifinal, begitu banyak yang mencari. Ya Alhamdulillah masih bisa laju, dan harganya itu juga otomatis mengikuti naik." ungkapnya.

Untuk distribusi barang yang terjauhs sejauh ini pernah dilakukan Nofi saat kirim jersey ke Papua dan Maluku.

Biasanya, pengiriman ke Papua dan Maluku dilakukan sekalian dengan jumlah banyak.

Terbanyak pernah sekali kirim mencapai 12 pcs.

Di mana, orang Maluku dan Papua cari orang yang juga beli jersey agar ongkirnya lebih ringan.

"Terus untuk distribusinya, saya punya pelanggan tuh sampai ke Papua sama ke Maluku. Ya karena yang saya kirim itu bukan ke penjual lagi (karena mereka dipakai sendiri), ya mungkin paling banyak cuma 12 pcs. Mereka kumpulin teman-temannya di sana biar ongkir ringan," bebernya.

(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Meyra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.