DPRD Kalsel Dorong Pengaspalan Jalan Banyu Irang–Tambang Ulang Dituntaskan
Irfani Rahman June 21, 2026 08:48 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI – Komisi III DPRD Kalimantan Selatan mendorong kelanjutan pembangunan ruas Jalan Gunung Kupang–Banyu Irang hingga Tambang Ulang di Kabupaten Tanah Laut.

Pasalnya, akses sepanjang 24 kilometer tersebut masih menyisakan beberapa titik yang belum tersentuh pengaspalan.

Harapan agar pengerjaan dilanjutkan hingga seluruh ruas tersambung dengan kondisi yang baik juga menjadi aspirasi masyarakat di wilayah Bati-Bati dan Tambang Ulang.

Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk menunjang mobilitas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Agus Mulia Husin mengatakan, penyelesaian jalur tersebut akan memberikan manfaat besar bagi warga yang selama ini mengandalkan akses tersebut untuk berbagai aktivitas sehari-hari.

Komisi III DPRD Kalimantan Selatan melakukan monitoring ruas Jalan Gunung Kupang–Banyu Irang hingga Tambang Ulang di Kabupaten Tanah Laut, Jumat (19/6/2026).
 
Komisi III DPRD Kalimantan Selatan melakukan monitoring ruas Jalan Gunung Kupang–Banyu Irang hingga Tambang Ulang di Kabupaten Tanah Laut, Jumat (19/6/2026).   (Humas DPRD Kalsel)

“Ini juga sesuai dengan harapan masyarakat di wilayah Bati-Bati dan Tambang Ulang. Nantinya pengaspalan itu diharapkan sepanjang jalan dari Banyu Irang sampai ke Tambang Ulang bisa mulus semua sehingga aspek pelayanan masyarakat dapat berfungsi dengan baik,” ujarnya usai monitoring lapangan, Jumat (19/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Komisi III turut mengevaluasi hasil pekerjaan yang telah rampung. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi permukaan yang telah dikerjakan dinilai cukup baik dan memenuhi standar yang diharapkan.

“Kualitas yang kita lihat tadi cukup rapi, cukup layak, sehingga mudah-mudahan kontraktor atau siapa pun pelaksana nanti ke depannya tetap mempertahankan kualitas,” kata Agus.

Ia berharap standar pengerjaan yang telah ditunjukkan saat ini dapat terus dipertahankan pada tahap berikutnya. Dengan demikian, menurutnya, manfaat infrastruktur tersebut tidak hanya dirasakan dalam waktu dekat, tetapi juga mampu menunjang kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Komisi III pun berharap pemerintah daerah dapat melanjutkan program tersebut hingga seluruh jalur terhubung secara optimal. Selain memperlancar arus transportasi, keberadaan akses yang lebih baik diyakini akan mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di kawasan tersebut. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.