Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan daerah memasuki tahap penting.
Rencana pembangunan Sekolah Unggul Garuda kini mulai bergerak ke tahap perencanaan teknis.
Sekolah Unggul Garuda direncanakan akan dibangun di atas lahan eks Balai Diklat yang berada di sekitar kawasan Danau Mas Harun Bastari, tepatnya di Desa Mojorejo, Kecamatan Selupu Rejang.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan pengembangan sekolah unggulan dari pemerintah pusat yang ditujukan untuk memperkuat pendidikan berbasis sains, teknologi, serta pengembangan peserta didik berprestasi melalui sistem seleksi.
Plt Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, bersama sejumlah pejabat Pemkab Rejang Lebong diketahui sebelumnya telah melakukan koordinasi langsung dengan Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia di Jakarta pada Kamis (18/06/2026) lalu.
Koordinasi ini dilaksanakan guna memastikan tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Masuk Tahap Master Plan hingga Penyusunan DED
Dari hasil koordinasi tersebut, pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Rejang Lebong dipastikan telah memasuki tahap penyusunan Master Plan sebagai dasar perencanaan utama.
Tahap berikutnya, tim teknis kementerian akan kembali turun ke lokasi untuk melaksanakan penyusunan Detail Engineering Design (DED) sekaligus kajian lingkungan melalui Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Selain itu, sejumlah Persetujuan Teknis (Pertek) juga harus dipenuhi dalam proses ini, meliputi pengelolaan air, limbah, transportasi, serta aspek lingkungan lain yang menjadi bagian dari ketentuan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Pemkab Diminta Siapkan Akses Jalan dan Dukungan Teknis
Dalam pembahasan tersebut, pemerintah daerah diminta menyiapkan dukungan infrastruktur dasar, terutama akses jalan menuju lokasi sekolah.
Akses jalan yang direncanakan memiliki lebar sekitar 11 meter dengan panjang kurang lebih 1,1 kilometer itu akan menjadi bagian dari rencana pembangunan daerah serta sinergi anggaran dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Plt Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap menindaklanjuti seluruh kebutuhan yang diperlukan dalam proses pembangunan.
“Pemkab akan mendukung penuh seluruh kebutuhan teknis maupun infrastruktur agar proses pembangunan ini dapat berjalan sesuai tahapan,” sampai Hendri.
Ditargetkan Mulai Dibangun Tahun Ini
Berdasarkan hasil koordinasi, pembangunan Sekolah Unggul Garuda direncanakan mulai direalisasikan pada tahun ini melalui skema Anggaran Belanja Tambahan (ABT).
Tim dari kementerian juga dijadwalkan segera melakukan pengecekan lapangan di Rejang Lebong untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus penyelesaian dokumen perencanaan dan perizinan.
"Untuk pembangunan akan mulai dilaksanakan tahun ini, mungkin dalam waktu dekat," lanjut Hendri.
Dinas Pendidikan Mulai Siapkan Sosialisasi
Selain pembangunan fisik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong mulai diarahkan untuk melakukan sosialisasi kepada siswa SMP berprestasi terkait peluang seleksi masuk Sekolah Unggul Garuda.
Langkah ini dilakukan agar peserta didik dari daerah memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengikuti proses seleksi pada sekolah unggulan tersebut.
Di mana diketahui, calon siswa di Sekolah Unggul Garuda ini akan diseleksi secara nasional.
Sehingga siswanya bukan hanya berasal dari Rejang Lebong maupun kabupaten lainnya di Provinsi Bengkulu karena juga akan berasal dari luar daerah.
Para siswa yang lolos seleksi nantinya akan tinggal di asrama dan seluruh biaya pendidikan akan ditanggung oleh negara.
Selain itu, lulusan Sekolah Unggul Garuda nantinya akan melanjutkan pendidikan di 100 Top Perguruan Tinggi terbaik dunia, termasuk 4 perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Komitmen Pemkab Rejang Lebong
Plt Bupati Rejang Lebong menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Unggul Garuda merupakan program strategis yang terus dikawal pemerintah daerah karena dinilai memiliki dampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Ia menyebut, keberadaan sekolah tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia di Rejang Lebong dan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap pembangunan ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Rejang Lebong,” pungkas Hendri.