Ribuan Ibu Aisyiyah Padati Sasana Adipura Demi Cegah Kemiskinan Ekstrem
Daniel Ari Purnomo June 21, 2026 11:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Dakwah kemanusiaan saat ini dinilai menjadi salah satu pendekatan yang paling penting untuk mewujudkan masyarakat yang senantiasa harmonis, terutama di tengah beragam tantangan sosial dan konflik berkepanjangan yang masih sering terjadi di berbagai belahan dunia.

Nilai-nilai tentang kasih sayang, toleransi antarumat, dan perdamaian ini telah menjadi landasan kokoh yang terus-menerus diperkuat oleh Aisyiyah sebagai pilar gerakan perempuan Islam berkemajuan.

Kegiatan akbar yang dihadiri langsung oleh ribuan kader beserta anggota Aisyiyah dari berbagai penjuru wilayah di Wonosobo tersebut sejatinya menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan peringatan Milad ke-109 Aisyiyah.

Baca juga: Sumbang Poin untuk Tim Uber 2022 Indonesia, Ini Profil Aisyah Sativa, Pebulu Tangkis dari Purwokerto

“Peringatan Milad ke-109 Aisyiyah tersebut merefleksikan komitmen ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Islam Berkemajuan dalam menyebarkan nilai rahmatan lil-‘ālamin. Yakni nilai-nilai keislaman yang memberikan rahmat bagi seluruh ummat dan alam,” katanya secara lugas di hadapan para jamaah.

Lebih jauh, tema mulia itu juga sekaligus menjadi sebuah seruan moral untuk senantiasa memberikan pelindungan maksimal kepada kelompok rentan, terutama kalangan perempuan dan anak-anak. Langkah ini dirasa krusial di tengah tren meningkatnya berbagai insiden konflik maupun kekerasan di tingkat global yang masih acap kali terjadi belakangan ini.

“Dakwah kemanusiaan yang dikembangkan ‘Aisyiyah tidak hanya diwujudkan melalui pengajian dan pendidikan, tetapi juga melalui aksi nyata pemberdayaan di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya memberikan garansi.

Menurut penuturan Eny, berbagai program taktis seperti penguatan qaryah thayyibah, kampanye ketahanan pangan keluarga, agenda pencegahan ancaman stunting, hingga misi pengurangan angka kemiskinan ekstrem merupakan bagian luhur dari ikhtiar demi mewujudkan masyarakat yang senantiasa sehat, mandiri, berkeadaban, dan hidup rukun dalam suasana yang damai.

Menurut keyakinan Aisyah, ajaran agama Islam hadir untuk membawa pesan kebaikan serta keberkahan bagi seluruh umat manusia dan entitas alam semesta. Pendekatan jalur dakwah kemanusiaan diyakini berperan sangat penting dalam langkah mewujudkan sebuah peradaban masyarakat yang harmonis di tengah kekayaan keberagaman agama, keragaman budaya, hingga kebebasan pandangan hidup.

“Semangat rahmatan lil ‘alamin menjadi landasan untuk menghadirkan kehidupan sosial yang saling menghargai dan mampu mengelola perbedaan secara damai,” katanya memaparkan visi persyarikatan.

Pendekatan dakwah sarat kemanusiaan tersebut, lanjutnya, sangat berperan aktif mewujudkan lanskap masyarakat yang harmonis, di mana setiap keping perbedaan yang ada dapat terus dihargai dan dikelola dengan sangat baik sehingga iklim perdamaian abadi dapat terwujud nyata.

Ia juga dengan bangga menandaskan bahwa semenjak era berdirinya dahulu, organisasi ‘Aisyiyah telah sukses menunjukkan kiprah nyata di dalam berbagai sendi bidang kehidupan. Mereka secara konsisten hadir sebagai sebuah gerakan perempuan Islam berkemajuan yang memosisikan diri berfungsi sebagai wadah untuk konsolidasi sosial masyarakat sipil.

“Selama lebih dari 109 tahun, Aisyiyah telah menunjukkan kontribusi yang konkret dalam bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, pemberdayaan perempuan, hingga penguatan ketahanan keluarga. Manfaatnya di rasakan secara luas oleh masyarakat,” jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wonosobo, Nurudin Ardiyanto, yang hadir mewakili secara langsung kehadiran bupati.

Menurut kesimpulan darinya, peran dan sumbangsih organisasi kemasyarakatan sebesar Aisyiyah ini nyatanya menjadi semakin penting di tengah menggunungnya berbagai tantangan dinamika sosial yang secara riil dihadapi oleh masyarakat dewasa ini. Oleh karena urgensi itu pula, jalinan sinergi yang produktif antara entitas pemerintah daerah dan pilar organisasi masyarakat tentu perlu untuk terus dijaga serta diperkuat ke depannya. (ima)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.